oleh

Tetty Kesima Atas Pernyataan Jendral TNI Gatot Nurmantyo Bupati Pemimpin Nyata

-Berita Utama, Home, Minsel-108 views

13307442_1337442749606517_4235888267376523130_nAmurang, wartasulut.com- Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel)  Christiany Eugenia Paruntuh SE terkesima atas penyataan dari Jendral TNI Gatot Nurmantyo tentang  Bupati / Walikota ini dianggap sebagai pemimpin nyata, serta bersama-sama juga menjalankan program pemerintah pusat sehingga Indonesia menjadi bangsa pemenang dalam segi apapun juga.

Ungkapan tersebut di keluarkan Panglima TNI Jendral Gatot Nurmatyo dalam  kegiatan Orientasi Kepemimpinan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (OKPPD) di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Jumat (27/5) di Jakarta. Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo, Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo, bersama para Bupati dan Walikota se- Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Christiany Eugenia Paruntuh SE diberikan kesempatan mempresentasikan mengenai Administrasi Pemerintahan, termasuk didalamnya Kepelayanan Publik di Kabupaten Minsel, hubungan Forkompida, Legislatif bersama Esekutif telah bersama-sama untuk menjalankan tupoksi kepemimpinan di daerah Minsel, bahkan kerja sama ini Minsel Berdikari CEPat.

“Suatu daerah tanpa kerjasama yang baik antara Legislatif dan Esekutif, hubungan dengan Forkompida, maka roda kepemimpinan tak akan berjalan dengan baik. Untuk mencapai Minsel yang berdikari cepat dan hebat,”tuturnya.

Ia menambahkan, kami memberikan apresiasi yang tinggi atas ketegasan yang di berikan Panglima TNI. Sehingga para Bupati / Walikota Indonesia termotivasi dengan pernyataan tersebut, kiranya Bupati dan Walikota yang hadir saat ini bisa kembali ke daerah masing-masing bisa dengan semangat membanggun Kabupaten / Kota.

Sedangkan menurut oleh Panglima TNI, Jendral Gatot Nurmantyo mengatakan, para Bupati dan Walikota se- Indonesia harus dapat bekerjasama dengan jajaran TNI di daerah mulai dari Kodim, Koramil sampai Babinsa. Keberadaan TNI memang harus mampu membantu Pemerintahan baik itu di Kota ataupun di Daerah Kabupaten, dimana kepala daerah sebagai pemimpinannya.

“Kalau sampai ada yang bilang macam-macam tentang Bupati dan Walikota di daerah, tidak lama saya akan copot Dandimnya jika para Dandim tidak bisa bekerjasama,”ujarnya.

Ia menambahkan, kedatangannya pada OKPPD Kemendagri yang kedua ini bukan karena kepentingan Kemendagri ataupun para Bupati dan Walikota. Melainkan kepentingannya sendiri karena menurutnya, TNI tak mungkin melakukan tugasnya sendiri, perlu kerjasama dengan semua komponen bangsa termasuk didalamnya para Bupati dan Wali Kota.

“Saya beranggapan para Bupati dan Walikota sebagai pemimpin yang nyata, serta bersama-sama juga menjalankan program pemerintah pusat. Sehingga Indonesia menjadi bangsa pemenang dalam segi apapun juga,”tutupnya. Charles WS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed