oleh

Tetty Sambut Gembira Diklat Keterampilan Pelaut Di Minsel

-Berita Utama, Home, Minsel-116 views

13754181_1659035477751829_1983763175487754602_nAmurang, wartasulut.com- Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dalam hal ini Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE didampingi Wakil Bupati Franky Donny Wongkar SH hari ini, Kamis (21/7) membuka secara resmi pelaksaan Diklat Keterampilan Pelaut yang bertempat di Balai Diklat Pelayaran (BDP) di Desa Tawaan Timur Kecamatan Tenga.

Dalam sambutan yang di bawahkan Bupati Minsel Tetty (sapaan akrab dari Bupati Minsel) sangat menyambut baik akan didirikan BDP di Minsel, pasalnya dengan kehadiran BDP para generasi muda kita di Minsel akan mempunyai para pelaut yang professional.

“Sebagai Bupati Minsel sangat menyambut baik kehadiran BDP, BDP ini begitu sangat bermanfaat serta memiliki keuntungan buat pemerintah dan masyarakat Minsel khususnya,  dan sekiranya tamat dari sekolah pelayaran ini para generasi muda yang asal dari Minsel bisa menjadi pelaut yang handal,”ujarnya.

Biaya dari siswa didik dianggarkan dari APBN, sehingga para taruna yang telah ikut diklat kali ini di Minsel pada tahun dibebaskan semua agarannya.

“Direncanakan pada bulan Desember nantinya Balai Diklat Pelayaran di Minsel akan diresmikan President Ir. H. Jokowidodo, karena itu kami meminta dukungan doa dari Masyarakat Minsel. Kiranya pada bulan Desember tersebut bisa diresmikan President RI,”harap Tetty.

Sementara itu,  Kepala Seksi Penyelenggara Diklat Ahmad mengatakan, tahun 2016 ini fasilitas yang disediakan di BDP yaitu. Laboratorium, gedung simulator, forshop, asrama, ruang makan. Sedangkan untuk tahun depan, dipastikan akan lebih banyak lagi.

“Direncanakan gedung simulator dan laboratorium sudah ingkluk, dengan fasilitas yang ada. Kiranya di bulan September kami akan raning,”ujarnya.

Ia menambahkan, kapasitas tampung di Balai Diklat Pelayaran di Minsel secara keseluruhan bisa mencapai kurang lebih seribu Taruna.

“Untuk waktu pendidikan di BDP disini selama 2 tahun 4 semester, sedangkan 2 semester para Taruna duduk sekolah atau menerima materi para pengajar, 1 tahun 2 semester akan mengikuti kapal (Praktek). Setelah selesai dengan praktek para Taruna kembali untuk mempertanggung jawabkan tugas yang mereka dapat (ujian kopetensi),”tuturnya. Charles WS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed