oleh

Sumuweng : Pemkab Minsel Siap Menerapkan Program GRR Gubernur Sulut

adrian

WartaSulut. Com, Amurang– Pentingnya pengendalian inflasi, didasarkan pada pertimbangan bahwa inflasi yang tinggi dan tidak stabil memberikan dampak negatif kepada kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Hal ini yang menjadi pembahasan dalam rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) propinsi sulut yang dihadiri oleh gubernur sulut dan kepala BI perwakilan sulut bersama ketua-ketua TPID dan kepala-kepala bagian ekonomi seluruh kabupaten/kota diSulut.

Secara khusus diSulawesi Utara (Sulut), kestabilan harga bahan pokok seperti Rica (cabe), Tomat, serta Bawang  yang tidak stabil, lebih khusus Rica/Cabe kerap menghadirkan beban besar kepada masyarakat yang berada di bawah atau sedikit di atas garis kemiskinan.

Masyarakat Sulut yang dikenal sebagai pengkomsumsi rica/cabe, dalam membuat masakan dirasa tidak enak kalau aroma masakan tak terasa pedas, dengan begitu tingkat komsumsi rica/cabe sangat tinggi, jika harganya tidak stabil apa terlebih kalau harganya naik akan berdampak naiknya  harga-harga makanan akan lebih tinggi menyebabkan inflasi juga tinggi dan berujung pada peningkatan persentase penduduk miskin. Ucap Kabag Ekonomi Minsel Adrian Sumuweng, Selasa (1/11)

Untuk menekan tingkat inflasi secara khusus yang disebabkan oleh rica/cabe, pemerintah propinsi Sulut dalam hal ini Gubernur Olly Dondokambey, SE dan Wagub Steven Kandouw, menginstruksi kepada pemerinta seluruh kabupaten/kota untuk mengembangkan Gerakan Rica Rumah (GRR) kepada setiap keluarga, program ini bertujuan untuk membantu menekan pengeluaran belanja setiap keluarga juga untuk meningkatan ekonomi keluarga, dimana jika buah tanaman rica yang ditanam berbuah banya bisa dijual. Ujar Sumuweng

Menindak lanjuti akan program  “GRR” ini telah dilakukan pertemuan antara Wakil Bupati Minsel Frangky Donni Wongkar, SE, Sekda, serta instansi terkait yang termasuk dalam TPID, dan dalam waktu dekat ini program GRR akan diterapkan diMinsel dengan melakukan penanaman bibit Rica/Cabe disetiap pekarangan warga yang akan dimulai dari Desa Lopana Raya (Lopana dan Lopana 1) Kecamatan Amurang Timur. Ucap Sumuweng (feidy lahope)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed