oleh

Kurang Perhatian Pemerintah Daerah, Desa-Desa DiWilayah Kecamatan Tatapaan Minim Pembangunan Infrastruktur Dari Kabupaten.

Foto Wilayah Kecamatan Tatapaan
Foto Wilayah Kecamatan Tatapaan

Wartasulut. Com, Tatapaan–Kurangnya proyek pembangunan infrastruktur dari Pemerintah daerah Minahasa Selatan (Minsel) di Wilayah Kecamatan Tatapaan menjadi tanda tanya sebagian besar masyarakat yang berada diwilayah ini.

Masyarakat Kecamatan Tatapan sangat mengharapkan adanya perhatian pemerintah daerah terhadap pembangunan infrastruktur jalan pemukiman serta jalan sentra tani dapat direalisasi pemerintah daerah.

Beberapa Tokoh Masyarakat (Tomas) yang ada dibeberapa desa diKecamatan Tatapaan kepada media ini mengungkapkan, sebagai masyarakat kami sangat mengharapkan perhatian pemerintah daerah terhadap pembangunan infrastruktur jalan pemukiman serta jalan sentra tani yang ada disetiap desa dikecamatan ini, namun harapan kami sia-sia, lihat saja selang 5 tahun ini, paket proyek pembangunan jalan pemukiman yang masuk hanya sepanjang kurang lebih 300 meter, itupun hanya diDesa Sondaken sedangkan desa-desa lainnya tidak pernah dapat.

Jika beberapa tahun ini ada paket proyek pembangunan jalan sentra tani yang dianggarkan satu SKPD di Minsel yang peruntukan untuk beberapa desa yang ada diwilayah Tatapaan itu hanyalah modus saja, pada kenyataannya paket proyek jalan itu hanya dibangun di perkebunan milik seorang pimpinan SKPD yang ada diMinsel. Ucap para Tomas

Beberapa Hukum Tua ketika dikonfirmasi media ini, Senin (14/11) terkait apa yang disampaikan para tokoh masyarakat diatas, mengakui akan hal itu.

Menurut mereka (para Kumtua, red), setiap tahun dalam pelaksanaan Musrenbang desa dan Kecamatan, selalu mengusulkan pembangunan infrastruktur jalan lingkungan pedesaan maupun infrastruktur penunjang lainnya yang dibutuhkan setiap desa tapi tak pernah direalisasikan oleh pemerintah daerah, jika saat ini di Wilayah Tatapan ada pembangunan jalan serta drainase itu proyek dari pemerintah propinsi bukan daerah.

Namun sebagai pemerintah desa, kami bersyukur dengan adanya Alokasi Dana Desa (Dandes) yang diberikan pemerintah pusat, dengan dana tersebut pembangunan infrastruktur berupa jalan sentra tani, jalan pemukiman/lingkungan pedesaan, drainase, saluran air, talud pengaman, serta fasilitas lainnya yang dibutuhkan setiap desa boleh dibangun, ucap para Kumtua yang tak mau namanya ditulis. (feidy lahope)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed