oleh

Wabup FDW Dan 3 Forum Kemasyarakan/Keagamaan Sepakat NKRI Adalah Harga Mati Bagi Minsel.

p_20161121_104413

Wartasulut. Com, Amurang– Bertempat Diruang kerja Wakil Bupati Minsel Frangki Donni Wongkar, SH, bersama para Tokoh Masyarakat (Tomas) dan Tokoh Agama (Toga) yang tergabung dalam Forum FKUB (forum kerukunan umat beragama), FKDM (forum kewaspadaan dini masyarakat) FPK (forum pembaruan kebangsaan) adakan pertemuan membahas situasi yang berkembang ditingkat Nasional dan Daerah yang terjadi akhir-akhir ini.

Dalam pertemuan bersama ini telah diputuskan beberapa kesepakatan yakni bahwa seluruh anggota forum serta pemerintah daerah menolak segala macam yang Radikalisme, menerapan 4 Pilar Kebangsaan, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harga mati, serta menjaga keamanan dan kebersihan diMinahasa Selatan.

Setiap anggota Forum menginginkan kedamaian terus terpelihara didaerah Minsel, mengenai isu-isu yang berkembang ditingkat nasional terkait dengan sejumlah aksi yang terjadi baik diJakarta dan disejumlah daerah lainnya, mereka meminta kepada pemerintah untuk bertindak tegas, siapa pun yang bersalah dan melanggar undang-undang harus ditindak.

Tokoh agama (Toga) baik Kristen maupun Islam dalam melaksanakan Khotbah disetiap peribadatan agar mengingatkan kepada jemaat tentang pentingnya kedamaian dan persatuan, jemaat jangan mudah terprovokasi dengan hal-hal yang tidak jelas kebenarannya.

Tokoh masyarakat (Tomas) pun diminta untuk berperan aktif memberikan himbauwan masyarakat, agar tidak mudah percayai isu-isu yang beredar sebelum ada kejelasannya, masyarakat diharapkan untuk proaktif menjaga lingkunganya, dibidang kebersihan untuk tidak membuang sampah sembarang, jika didapati ada oknum yang mencurigakan untuk secepatnya melaporkan kepemerintah seta pihak terkait, dengan begitu pihak-pihak yang ingin merusak daerah kita bisa dicegah.

Dengan begitu Kejadian 4 November serta peristiwa Samarinda tidak akan terjadi didaerah ini, keadaan Aman dan Damai akan terus terpelihara dan tetap terjaga diMinahasa Selatan, ucap seluruh yang hadir.

Wabup FDW, pemerintah daerah mengapresiasi pertemuan yang dilaksanakan ini,  hasil keputusan dalam pertemuan ini untuk menjadikan Minahasa Selatan Aman dan Damai tentunya pemerintah sangat mendukung, bahkan hal-hal yang disepakati ini segera akan ditindak lanjuti untuk diterapkan kepada masyarakat Minahasa Selatan. Tutur Wabup. (feidy lahope)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed