oleh

Perjuangan Bokau Cs Akan Nasib 1045 Meweteng Terjawab Sudah, Dengan Diterbitkannya Perbup No. 67 Tahun 2016

Foto : Ketua APDESI Jerry Bokau Bersama Bupati CEP
Foto : Ketua APDESI Minsel Jerry Bokau Bersama Bupati CEP

Wartasulut. Com, Amurang–¬†Perjuangan¬†Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dibawah pimpinan Ketua Jerry Bokau akan nasib 1045 orang Meweteng akhirnya terjawab sudah, dengan diterbitkannya Peraturan Bupati (Perbup) No. 67 Tahun 2016 tentang Operasional Tata Kerja Perangkat Desa.

Dimana jabatan Meweteng tetap dipertahankan masuk dalam struktur Pemerintahan Desa guna membantu tugas kepala jaga dalam melaksanakan tugas pemerintah daerah maupun pemerintah desa kepada masyarakat.

Kepala BPMPD Minsel Drs. Benni Lumengkewas, MS,i saat dikonfirmasi media ini, Rabu (28/12) ini, ya, dipenghujung tahun 2016 ini pemerintah daerah melalui Bupati Cristiany Eugenia Paruntu,SE telah mengeluarkan 2 buah Peraturan Bupati yakni Perbup Nomor 66 tentang Mekanisme Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa dan Perbup Nomor 67 Tahun tentang Operasional Tata Kerja Perangkat Desa.

Untuk penerbitan Perbup Nomor 67 Tahun 2016 oleh Bupati Cristiany Eugenia Paruntu, SE. Atas dasar pertimbangan bahawa Meweteng masih dibutuhkan setiap pemerintah desa untuk membantu tugas Kepala Jaga (Pala) dalam melaksanakan tugas pemerintahan ditengah masyarakat. Untuk pembayaran Tunjangan para Meweteng nantinya akan ditata dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) setiap Desa, jelas Lumengkewas

Sementara itu Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Minsel Jerry Bokau, kepada media ini, sangat bersyukur dengan dikeluarkannya Peraturan Bupati No. 67 Tahun 2016 oleh Bupati Cristiany Eugenia Paruntu, SE.

Lanjut Bokau mewakili seluruh Hukum Tua yang ada diMinsel, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Cristiany Eugenia Paruntu, SE dan Wakil Bupati Frangky Donni Wongkar, SH yang telah menjawab kerinduan para Hukum Tua atas nasib saudara-saudara kami para Meweteng untuk tetap dipertahankan dalam struktur pemerintah desa guna membantu melaksanakan tugas ditengah masyarakat. Tutur Bokau (feidy lahope)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed