oleh

CEP Tantang Gapoktan Buka 50 Ribu Hektar Lahan Pertanian.

P_20170124_104728

Warta sulut. Com, Amurang– Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Cristiany Eugenia Paruntu, SE didampingi Wabup Frangky Donni Wongkar, SH, Selasa (24/1) bertempat diperkebunan Desa Tewaseen  Kecamatan Amurang Barat melakukan panen perdana jagung hibrida Bima 20 (dua puluh). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Pertanian Ir. Muliady MM, Sekda Drs. Danni Rindengan, MSi, Anggota DPRD Minsel, kepala Dinas Pertanian Propinsi Sulut DR. Arie Bororing, , unsur Forkompimda, jajaran pejabat Minsel, para Camat, Ketua dan anggota kelompok tani Tewaseen

Bupati Cristiany Eugenia Paruntu, SE dalam arahan mengatakan Sektor pertanian menjadi salah satu komponen pembangunan nasional dalam menuju swasembada pangan guna mengentaskan kemiskinan khususnya Kabupaten Minahasa-Selatan. Pentingnya peran sektor pertanian dalam pembangunan Nasional yang jelas menopang Ekonomi Kerakyatan,  yaitu : sebagai penyerap tenaga kerja, menyumbang Produk Domestik Bruto (PDB), sumber devisa, bahan baku industri, sumber bahan pangan dan gizi, serta pendorong bergeraknya sektor-sektor ekonomi untuk Minsel Hebat dan Terdepan.

Dengan adanya kegiatan panen perdana jagung hibrida bima 20 (dua puluh ) ini dalam rangka memberikan peluang bagi para petani khususnya yang tergabung dalam Kelompok Tani Asiendo dapat menjual hasil tanaman mereka, dengan begitu para petani akan mendapatkan dan meningkatkan pendapatan mereka dari hasil jual tanaman jagung hal ini juga berdampak pada peningkatan ekonomi keluarga, hal ini dikarenakan sebagian masyarakat tani yang berada di desa Tewaseen melakukan penanaman jagung sekaligus komoditi unggulan yang cocok dengan struktur tanah yang ada, juga untuk pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanian.

Oleh karena itu saya selaku kepala daerah menyampaikan apresiasi yang begitu tinggi terhadap kelompok Tani Asiendo Desa Tewaseen yang telah berhasil melakukan penanaman jagung ini dengan hasil yang membanggakan sehingga dari hasil tersebut pendapatan para ketua dan anggota kelompok akan meningkat.

Bupati berharap semoga dilakukan panen raya jagung hibrida bima 20 (dua puluh) kelompok  Tani Asiendo Desa Tewaseen, mampu menginspirasi para kelompok tani yang ada diMinsel berjumlah 300 san lebih serta untuk memanfaatkan lahan tidur ataupun lahan kosong yang boleh digarap menjadi lahan pertanian untuk ditananami jagung dan bahkan  komoditi unggulan lainnya seperti bawang dan padi. Dengan begitu target pemerintah daerah ditahun 2017 ini untuk membuka 50 ribu hektar lahan pertanian komoditi jagung akan terealisasi.

Untuk pemasarannya petani tidak perlu kwatir karena pemerintah daerah akan bekerjasama dengan pihak perusahaan untuk membeli semua hasil yang dimiliki para petani, jelas Tetty sapaan akrab Bupati peraih segudang penghargaan ini.

Menurut Ketua Kelompok Tani Asiendo Desa Tewaseen Tommi Lesar  bahwa luas arela tanam jagung ini seluas 23 Ha yang mana dari luas tersebut baru separuh yang ditanami jagung hibrida namun dengan luas areal tanam tersebut menghasilkan jumlah panen jagung ini cukup melimpah. Namun yang menjadi kendala saat ini bagi petani ialah akses jalan Ke lokasi ini masih sulit, belum tersentuh pembangunan baik jalan maupun jembatan. Jelas Lesar

Dalam kegiatan ini juga  ditandai dengan panen perdana jagung Hibrida bisi II (dua) oleh Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Cristiany Eugenia Paruntu, SE didampingi Wabup Frangky Donni Wongkar, SH, serta Kementerian Pertanian Ir. Muliady MM, Sekda Drs. Danni Rindengan, MSi, Anggota DPRD Minsel, kepala Dinas Pertanian Propinsi Sulut DR. Arie Bororing, , unsur Forkompimda, jajaran pejabat Minsel, para Camat.(feidy lahope)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed