oleh

CEP : Agama Berada Didepan Menciptakan Kerukunan Dan Perdamaian

FB_IMG_1486107032735


wartasulut. Com, Amurang– Jika disebagian daerah sikap toleransi beragama tak lagi dijunjung, bagi masyarakat Minahasa Selatan (Minsel) kerukunan toleransi antar umat beragama sesuatu hal yang tak bisa terpisahkan dalam membina persatuan dan kesatuan ditengah masyarakat.
Ini dibuktikan pada Jumat (3/2) ini, Bersama Pemerintah daerah Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE serta Wakil Bupati Frangky Donni Wongkar, SH, unsur Forkompimda, juga para pemimpin agama yang ada dalam organisasi Badan Musyawarah Antar Umat Beragama (BKSAUA) mengadakan kegiatan olah raga bersama.
Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE dalam sambutannya mengatakan, bahwa Minsel saat ini berada dalam berbagai perbedaan Agama, keyakinan dan latar belakang. Namun, kita menjadi satu dalam kebersamaan dan semangat kekeluargaan. “Sebagai pemerintah, saya menyambut baik dan memberi apresiasi kepada BKSAUA Minsel yang memprakarsai kegiatan jalan sehat antar Umat beragama. Karna kegiatan ini merupakan wahana yang sangat baik untuk memperkuat komitmen dan semangat kita dalam mengembangkan kehidupan yang rukun dan damai antar umat beragama serta mewujudkan masyarakat yang sehat secara jasmani maupun rohani,” tegas Tetty sapaan akrab Bupati Minsel. Selain itu, Tetty juga mengatakan bahwa Agama  tidak untuk diperdebatkan atau dipertentangkan. Karena agama merupakan suatu keyakinan yang dihayati dan dihidupi. Agama bukan sesuatu yang diluar diri kehidupan manusia. Tetapi diam dan hidup didalam diri manusia. Oleh karena itu, agama akan berada didepan untuk menciptakan Kerukunan dan Perdamaian. “Ingat, masyarakat saat ini sering terjebak dalam fanitisme sempit yang mengedepankan kepentingan sendiri. Hal ini harus dilenyapkan dari tanah Minahasa Selatan,” tegas CEP
Sementara itu BKSAUA Minsel Pdt. Rio Tumbelaka, ST,h kepada media ini mengatakan, maksud serta tujuan dilaksanakan kegiatan ini, untuk menjawab isu yang berkembang saat ini, sikap intoleransi beragama makin mendominasi kebebasan beragama, paham-paham radikalisme yang ingin menghancurkan kesatuan NKRI terus terus berkembang, melalui kegiatan ini kami mau menunjukan kepada dunia Minahasa Selatan adalah daerah yang anti akan hal-hal ini.
Minsel adalah daerah yang aman kehidupan masyarakat walau dalam perbedaan, kami masih menjujung tinggi sikap persaudaraan dalam kepercayaan sebagai manusia ciptaan Tuhan, masyarakat selalu Welcome kepada siapa saja yang mau datang, apa terlebih kepada mereka yang hendak berinvestasi untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kami menerima, sebagaimana harapan pemimpin kita Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE serta Wakil Bupati Frangky Donni Wongkar, SH dalam mewujudkan Kabupaten Minahasa Selatan Hebat dan Terdepan untuk kesejahteraan Masyarakat, jelas Tumbelaka Hadir dalam kegiatan ini juga unsur forkompimda Kapolres Arya Perdana, pimpinan Umat Kristen, Katolik, Islam, Buddha, Konghucu, para Pejabat dan staf ASN Minsel. (feidy lahope)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed