oleh

Belum Memiliki Sertifikat Makanan Higienis Dari Dinkes, Diduga Penyebab 12 Orang Keracunan DiSutan Raja

sutanrajahotelamurangmanado_tampilanluar_957092-1
Wartasulut. Com, Amurang- kejadian yang terjadi beberapa hari lalu pada 12 orang peserta diklat Badan Pusat Statistik (BPS) Minsel yang terkena keracunan saat menyantap menu makanan yang disajikan Hotel Sutan Raja Amurang, ternyata manajemen hotel belum memiliki sertifikat makanan Higienis dari Dinas Kesehatan Minsel.
Kepala Dinas Kesehatan Minsel Dr. Terny Paruntu lewat Kepala Seksi Sumber Daya Manusia Kesehatan Lodewik N.N Poluan S.Si.Apt. Senin (6/2) mengatakan, Hotel Sutan Raja Amurang sampai sekarang belum memiliki sertifikat makanan yang higienis.
” Memang dari hotel sendiri sudah sempat kami periksa, tetapi itu baru perlengkapan fisik dan sanitasi kalau dia higienisnya makanan tersebut belum. Karena kami masih lagi memeriksa sampel makanannya dan perlu waktu yang lama,”ujarnya.
Iapun menambahkan, kalau Hotel Sutan Raja Amurang sudah memberikan surat permohonan ke Dinas Kesehatan pada akhir tahun yang lalu. Sekitaran bulan Desember 2016, kalau dibilang makanan di Hotel tersebut sudah higienis itu belum.
“Kalau dikatakan makanan di Hotel Sutan Raja tersebut sudah Higienis saya rasa belum, sampai sekarang hotel tersebut belum memiliki sertifikat. Tetapi kami dari Dinas Kesehatan Minsel pun menyambut baik itiket dari pihak hotel untuk bermohon,” ungkapnya.
Pihak Pimpinan Hotel Sutan Raja lewat Kepala HRD Chayo kepada para media mengatakan, tentang pemberitaan di media masa tentang puluhan pegawai BPS keracunan itu salah besar. Karena ada sekitaran 80 orang yang ikut pelatihan hanya 12 orang yang terkena alergi.
“Ini pencemaran nama saya akan tuntut media yang menyatakan kalau Pegawai BPS keracunan, itukan hanyalah terkena alergi. Karena kalau dikatakan keracunan semuanya bisa kena, tetapi inikan hanya sebagian. Saya akan tuntut pencemaran nama baik,” tegasnya. (feidy lahope)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed