oleh

Depresi Sakit Yang Derita Warga Wiau Lapi Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

FB_IMG_1487311133168
Wartasulut. Com, Tareran–Sekitar jam 18:00 kamis (16/2) malam kemarin masyarakat Desa Wiaulapi Kecamatan Tareran, dikejutkan dengan peristiwa bunuh diri yang dilakukan salah satu anggota masyarakat yakni Alfian Mokalu (40),warga Jaga III desa tersebut.
Peristiwa ini diduga dilakukan Korban karena depresi dengan penyakit telinga dan kepala, yang diderita dan kunjung sembuh sehingga korban putus asa dan mengakhiri hidupnya, dengan menggunakan seutas tali nilon di rumah keluarga Mokalu Warankiran.
Adik kandung korban yang juga menjadi saksi tunggal Recky Mokalu menjelaskan, bahwa korban tak biasa berlama-lama di dalam kamarnya, apalagi memasang musik yang kencang,merasa ada yang ganjil dia (recky-red) pun masuk dan mendobrak pintu kamar dan ditemukan korban sudah terikat tali di lehernya.
”Firasat saya memang ada yang aneh,karena tak biasa dia pasang musik yang keras di dalam kamarnya,makanya saya pun berinisiatif mendobrak pintu kamar,setelah pintu terbuka kakak sudah tergantung dililit tali,”Ujar Recky.
Menurut informasi yang dirangkum di Tempat Kejadian Perkara (TKP),motifnya murni bunuh diri karena kelamin korban mengeluarkan cairan sperma dan telah dilakukan pemeriksaan dari dokter setempat.Korban mengidap penyakit telinga dan kepala, yang tak kunjung sembuh sehingga korban putus asa dan mengakhiri hidupnya.
Hal ini pun sementara dibenarkan oleh Kapolsek Tareran AKP.Roy Saruan.”Pihak kami pun melibatkan pihak medis dokter untuk melakukan pemeriksaan awal,dan saat ini bisa disimpulkan ini adalah murni bunuh diri,tapi bukan tidak mungkin akan dikembangkan,”ujarnya.(feidy lahope)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed