oleh

Kegiatan Perkemahan SMK Amurang, Disinyalir Memperburuk Moral Sebagai Kesempatan Para Siswa Memadu Cinta.

Foto : Lokasi perkemahan diperkebunan buyungon
Foto : Lokasi perkemahan diperkebunan buyungon
Wartasulut. Com, Amurang — Kegiatan Perkemahan bagi para siswa kelas 1 dan 2 SMK N1 Amurang, yang dilaksanakan rutin tiap tahun, untuk mengisih waktu lowong para siswa disaat libur, ketika siswa kelas 3 melaksanakan kegiatan ujian UNBK, disinyalir hanya sebagai kesempatan bagi para siswa untuk memaduh kasih, bukan membentuk karakter siswa agar berprestasi.
Hal diatas dibuktikan dimana saat jam sekolah banya siswa yang hanya berkeliaran diluar sekolah diantaranya kompleks TMP Amurang, pusat kota, lokasi pekuburan warga Cina diareal terminal Amurang, dan seputaran pantai alar kelurahan pondang. Akibatnya siswa SMK N1 Amurang sering terjaring rasia petugas Satpol PP Minsel, yang memiriskan saat terjaring rahasia para siswa maunpun siswi banya diantaranya telah mabuk setelah mengkonsumsi minuman keras (Miras).
Sebagai Alumni sekolah ini, mengharapkan pihak sekolah lebih intensif melakukan pengawasan terhadap para siswa disaat jam sekolah berlangsung. Jika didapati ada siswa yang berada diluar apa terjaring rahasia pihak sekolah harus memberikan teguran keras, apabila masih melakunnya lagi baiknya dikeluarkan dari sekolag agar tak berpengaruh pada siswa yang lain, ujar Reiner Tambingon
Berbeda dengan yang dikatakan Menix Poluan Alumni angkatan 98, kegiatan perkemahan hanya membawah moral para siswa semakin amburadul, berbeda dengan kami dulu yang hanya melaksanakan kegiatan biblecamp yang dipusatkan disekolah, banya prestasi yang kami raih yang mengharumkan nama SMEA Amurang (sekarang SMK N Amurang), kini prestasi para siswa disekolah yang merupakan salah satu sekolah ternama diMinahasa Selatan (Minsel) yang terletak dipusat ibu kota kabupaten, malah kalah dengan prestasi sekolah yang ada dikecamatan bahkan desa diMinsel, apa dampak dari kegiatan perkemahan bagi prestasi para siswa, tutur Poluan
Terkait pelaksanaan perkemahan, ketua panitia Soni Kontu saat akan ditemui media ini untuk dikonfirmasi, Minggu (2/4) sore ini dilokasi perkemahan yang ada diwilayag perkebunan Buyungon, oleh salah seorang siswi tak diijinkan masuk, walaupun sudah menunjukan id card pers, ucapnya kakak (panggilan ketua panitia) lagi sibuk dan tak bisa ditemui. (feidy lahope)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed