oleh

Resmikan 3 Bangunan Gereja, Bupati Tetty Ajak Jemaat Katholik Perteguh Kemegahan Iman Sebagai Umat Tuhan.

received_763954020442100
Wartasulut. Com, Tumpaan — Semagat jemaat Katholik diKabupaten Minahasa Selatan (Minsel) yang diwujudkan dengan kerja keras untuk membangun tempat peribadatan akhirnya boleh tercapai, 3 Bagunan Gereja yaitu Gereja stasi  Santo Petrus Tumpaan, Gereja stasi Santa Maria Blongko dan Gereja Katolik Ongkauw berhasil diselesaikan.
Bahkan pada hari Minggu (21/5) ini ketiga gereja tersebut boleh diresmikan oleh Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE. Selesai pelaksanaan ibadah yang dilaksanakan Gereja stasi  Santo Petrus Tumpaan, yang dirangkaikan juga dengan 2 bulan akan berakhir masa jabatannya Uskup MGR Joseph Suatan MSC sebagai kepala keuskupan Manado.
Dalam sambutannya Uskup MGR Joseph Suatan MSC mengatakan, dalam peresmian Gedung Gereja Santo Petrus Tumpaan sangat berkesan sekali. Dikarenakan dalam pencarian dana menjual foto Uskup ke tiap-tiap umat Katolik, tetapi memang terasa suatu kebersamaan antara Uskup dengan para umatnya.
“Saya merasa berkesan sekali dalam pencairan dana di Gereja Santo Petrus Tumpaan dimana, saya diajak umat untuk beberapa jam mengambil gambar. Kemudian gambar tersebut mereka menjualnya, ini saya rasa satu kebersamaan yang tercipta. Sehingga saya sendiri memberikan sumbangsi kepada umat yang saya cintai,”ungkap Uskup Suatan dan disambut meriah para umat.
Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE dalam sambutanya mengatakan, proses pembangunan Gereja Stasi inu tentubya telah melalui pengorbanan yang tidak kecil. Baik pikiran, waktu tenaga dan biaya. Namun, satu hal yang kita imani dalam Tuhan tidak ada yang mustahil.
“Hal ini yang dibuktikan oleh segenap Jemaat, yang dalam kasih penyertaan Tuhan telah berhasil mewujudkan pembangunan ketiga Gereja Stasi. Namun sebagai hamba Tuhan kitapun patut memahami, pembangunan fisik ini janganlah membuat kita mengesampingkan pembangunan mental, hati, serta iman kita. Karena hal itulah yang diinginkan Kristus,”ujarnya.
Seluruh umat Katolik di Kabupaten Minsel, dapat semakin menghayati apa yang diajarkan Yesus dalam kehidupan sehari-hari baik dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta dalam kehidupan bergereja.
“Apa artinya, sebuah bangunan yang megah tanpa diimbangi dengan “Kemegahan” sikap dan perilaku serta iman warga. Saya berharap dengan kehadiran tiga gereja Stasi di Kabupaten Minsel, semakin meningkatkan semnagat umat untuk beribadah di gereja. Bukan sebaliknya,”tutur Bupati.
Hadir dalam ibadah ini juga perwakilan Kapolda Sulut, Dandim Minahasa, Kejari Amurang, Jajaran pejabat Minsel, serta tamu dan undangan lainnya. (feidy lahope)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed