oleh

Curah Hujan Tinggi, 3 Desa DiSinonsayang Terendam Banjir.

Foto : Camat saat meninjau lokasi
Foto : Camat saat meninjau lokasi
Wartasulut. Com, Amurang — Hujan deras yang terjadi di wilayah Kecamatan Sinonsayang Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) pada, Kamis (1/6) sore ini, mengakibatkan beberapa jaga diDesa Boyong Pante, Desa Ongkaw 1, dan Desa Ongkaw 2 terendam air setinggi lutut orang dewasa.
Hukum Tua Desa Boyong Pante Raflesh Laoh, kepada media ini, menjelaskan, meluapnya air kepemikikan warga, disebabkan saluran air yang ada didepan gilingan padi milik keluarga Sarundajang tak lagi mampu menampung debit air yang banyak, karena volume saluran yang ada diameternya hany sekitar 80 cm. Ketika terjadi hujan deras dan volume air meningkat saluran tersebut  tak mampu menampung jumlah air, mengakibatkan terjadi penyumbatan membuat air meluap kepemukiman warga. Hal ini terjadi setiap tahun ketika hujan turun lebih dari 2 jam. Peristiwa banjir yang terjadi ini merendam 17 rumah milik warga yang tersebar dijaga 3, 4, dan 6. jelas Laoh
Camat Sinonsayang Martinus Lahengko SP.d saat dihubungi via HP, membenarkan akan hal ini, ucapnya, curah hujan tinggi menyebabkan saluran air yang ada di 3 Desa yang ada tak mampu lagi menambung jumlah volume air yang ada, menyebabkan 3 jaga diDesa Boyong Pante, 1 jaga diDesa Ongkaw Satu, dan 3 jaga diDesa Ongkaw Dua terendam banjir. ucap Lahengko
Sebagai pemerintah menghimabauan kepada Masyarakat Desa Ongkaw Raya dan Boyong Pante dalam menghadapi hal ini diminta untuk tidak panik dan tetap waspada. Dan kepada masyarakat terlebih mereka yang tinggal di bantaran sungai untuk berhati-hati dimusim penghujan ini. Serta mengharapkan kerjasama yang baik dari masyarakat agar tak terjadi hal yang tidak kita ingin, untuk tidak membuang sampah sembarangan apa terlebih disaluran air, dan kepada pemerintah desa untuk bersama pemerintah kecamatan dapat membantu keluaga-keluarga yang terkena dampak banjir. Lebih khusus  kepada para Hukum Tua untuk segera mendata kerugian material serta kerugian lainnya untuk membuat laporkan secara tertulis. Hal ini dimaksud agar kita boleh mendapat solusi  untuk mencegah kejadian ini sehingga tak terjadi lagi sebagai semangat kebersamaan.Tutur Lahengko (feidy lahope)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed