oleh

Atasi Kesemrawutan Pusat Kota Amurang, PaKar, Satlantas Polres minsel Dan Organda Minsel Duduk Diskusi Bersama

P_20170602_103310

 

Wartasulut. Com, Amurang – Menyikapi Kesemrawutan yang terjadi dipusat Kota Amurang yang disebabkan oleh kendaraan bermotor, jumat (2/6), bertempat D”teras café Amurang, Bupati Christiany Eugenia Paruntu. SE dan Wakil Bupati Franky Donny Wongkar. SH, unsur kepolisian serta Pihak Organda. Lakukan diskusi bersama, mencari solusi yang terbaik mengatasi kesemrawutan yang teradi.

Dalam pertemuan ini pihak organda melalui perwakilan sopir dari beberap trayek angkutan yang ada mengungkapkan kendala yang selama mereka ini dialami dimulai dari masalah tariff, retribusi, lahan parkir naik turunnya penumpang, sampai masalah taksi gelap yang seenaknya memuat penumpang menyebabkan hasil pendapatan yang didapat menurun, semua diungkapkan dalam pertemuan ini.

Menurut Kadis perhubungan Minsel Verra Lasut, SST,p, MS,i untuk masalah tarif pihaknya saat ini sedang menunggu penyesuaian harga yang akan dikeluarkan pemerintah provinsi Sulut, ika sudah ada akan segera disosialisasikan kepada masyarakat. Terima kasih atas masukkan dari pihak Organda terkait retribusi untuk peningkatan pendapatan daerah, pihaknya akan lebih meningkatkan standar pelayana dengan memberikan pelayanan yang terbaik, namun dalam mewuudkan semua itu kami meminta kera sama yang baik dari pihak Organ, ungkap lasut

Kasat Lantas Minsel AKP. Ferdinand Runtu, terkait keluhan para sopir akan keberadaan taksi gelap,  pihak kepolisian bersama pemerintah daerah berusaha mempresur dan melakukan penindakan akan pengoperasian taksi gelap diMinsel, perlu diketahui masalah taksi gelap adalah masalah viral yang harus disikapi serius dan sampai saat ini pihak kepolisian maupun pemerintah baik provinsi maupun daerah sementara mencari solusi yang terbaik untuk mengatasi masalah ini, dalam dekat ini satlantas polres minsel akan melakukan sidak kesetiap pangkalan taksi gelap yang ada diAmurang Raya.

Masalah keselamatan keselamatan penumpang harus menadi yang utama setiap sopir, namun pada kenyataannya didapati armada atau mobil angkutan umum yang saat ini beroperasi ada beberapa yang sudah tak layak lagi, maka dari itu diharapkan perhatian dari para sopir, karena hal ini menyangkut kenyamanan dan keselamatan para penumpang, elas Runtu

Setelah mendengar saran dan masukan terkait Angkutan Lalulintas mulai pengelolaan Terminal, parkir, trayek, armada, sarana dan prasarana terminal, taksi gelap, melalui penelasan yang telah disampaikan baik dari organda, perhubunngan maupun dari Kasatlantas. Bupati Christiany Eugenia Paruntu. SE maupun Wakil Bupati Franky Donny Wongkar SH, menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi untuk semua yang telah disampaikan.

Bupati juga mengimbau kepada semua komponen masyarakat, bawah fenomena yang terkait lalu lintas, tentunya menjadi tanggung jawab bersama. Suatu hal yang pasti, Pemerintah Daerah akan terus berupaya mencari solusi yang terbaik menyiapkan sarana dan Prasana yang memadai, untuk memudahkan masyarakat mendapatkan akses transportasi lebih khusus yang dipusat kota Amurang akan dikaji apakah terminal yang akan dipindahkan ataukah pasar yang dipindahkan agar berdekatan dengan terminal, hal ini untuk menciptakan suasana ketentraman, ketertiban dan kenyamanan. Mari kita topang terus Program Pemda Kabupaten Minsel, mari kita budayakan Disiplin dalam semua aspek kehidupan termasuk disiplin dalam berlalu lintas sebagai bagian dari upaya kita untuk terus mewujudkan Revolusi Mental. Yang saya dan wakil inginkan bukan hanya baik bagi masyarakat tapi terbaik, Tutur Bupati Tetty

Hadir dalam acara diskudi ini Waka Polres, Kasat Lantas Polres Minsel,  sekda drs. Danny Rindengan, MS,I, Assisten II, Camat Amurang, Forum Lalu Lintas, Organda, Instansi terkait, para sopir, pemerhati lalu lintas, Wartawan (feidy lahope)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed