oleh

Mandi Pantai Amurang, Oliver Hanyut Dibawah Arus.

P_20170606_174324

 

Wartasulut. Com, Amurang — Untuk kesekian kali pantai Kambiow diKelurahan Bitung Amurang. Tepatnya yang ada diseputaran muara sungai Ranowangko terjadi peristiwa hanyutnya orang. Peristiwa kali ini dialama siswa SMP yang adalah masyarakat Kelurahan Uwuran Dua Oliver Matahang (12).

Adapun kronologi kejadian yang terjadi, berawal pada pukul 15:00 (3 Sore), Selasaa (7/6) sore tadi, korban Oliver Matahang (12) bersama temannya Jesen Sela (10), secara diam-diam keluar dari rumah yang ada “Qlos” Kelurahan Uwuran Dua dengan tujuan hendak mandi dipantai Kambiow Bitung Amurang.

Setelah tiba dipantai keduanya langsung menceburkan diri keair, sekitar pukul 16:00 (4 sore) saat kedua sedang asik mandi, datang gelombang diserai arus yang cukup deras menyeret keduanya (Oliver dan Jesen). Tak disangka Oliver (korban) terseret arus sampai kekesalan pantai dan tenggelam, sementara Jesen berhasil keluar dari air dan ketepian pantai.

 

Sakin takutnya peristiwa naas ini nanti dilaporkan Jesen kepada sejumlah masyarakat yang saat itu kebetulan berada disekitaran boulevard Amurang 30 menit setelah kejadian terjadi. Dimana korban Oliver sudah tak kelihatan lagi.

Informasi yang didapat media ini dilokasi dari para masyarakat yang kebetulan saat kejadian berada diseputaran pantai Kambiow, saat kejadian keadaan ombak pada saat itu cukup besar disertai arus yang kencang. Namun mereka tak mengetahui kalau ada anak yang hangut terseret arus disaat sedang mandi, hal ini disebabkan lokasi kejadian dengan tempat mereka berada sedikit berjahuaan.
Danramil Amurang Ferdinan Tedampa kepada media ini dilokasi kejadian mengatakan, mendengar pelaporan adanya orang hanyut dipantai kambiow yang juga kebetulan adalah anak dari salah satu anak buahnya diKoramil Amurang. Ia bersama dengan beberapa anggota langsung meluncur kelokasi, saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Basarnas, Poliarut, serta pemerintah kecamatan untuk melakukan upaya pencairan. Juga meminta kepada masyarakat Amurang lebih khusus nelayan yang memiliki perahu untuk sama-sama membantu melakukan pencarian. ” Tutur Tedampa

Sementara itu  Kepala Pos SAR Amurang Hartje Raintama. Seluruh anggota SAR dikerahkan untuk melakukan pencarian. Saat ini pencarian terfokus dipermukaan pantai, dengan kondisi pantai Amurang yang curam, ditambah cuacu mulai gelap jarak pandangan dibawah laut hanya mencapai 1 sampai 3 meter, hal ini tak memungkin untuk dilakukan penyelaman.

Pencarian menggunakan sistem penyelaman akan dilakukan pada besok, Rabu (7/5). Pihak SAR Amurang akan mengintensifkan pencarian didasar laut dengan mengerahkan semua kemampuan baik personil maupun peralatan yang dimilik. ” Jelas Raintama

Sementara itu Keluarga Korban baik orang tua Berti Matahang dan Ike Tumundo serta anggota keluarga lainnya berharap “Oliver” segera ditemukan.

Hingga berita ini diturunkan. Proses pencarian korban masa terus dilakukan baik oleh masyarakat, SAR, Polairut dengan menggunakan kapal, perahu, bahkan pukat milik nelayan. (feidy lahope)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed