oleh

Minim Bantuan Pemerintah, Noldy Korban Banjir & Tanah Longsor 2013 Kini Kondisinya Mengkwatirkan.

Kondisi korban Noldy Horman saat ini
Kondisi korban Noldy Horman saat ini
Wartasulut. Com, Amurang —Peristiwa Banjir dan Tanah Longsor yang terjadi pada Maret 2013 dilingkungan 8 kelurahan Uwuran Dua Kecamatan Amurang, yang menerjang rumah keluarga Hormar-Lawanga, menyebabkan sang kepala keluar Noldy Horman mengalami lumpuh dan tak bisa beraktivitas seperti biasanya. Akibat mengalami kelumpuhan kini kondisinya sangat memprihatinkan, membutuhkan perhatian dan bantu dari pemerintah.
P_20170727_141125
Saat diwawancarai dirumah kediamannya, Kamis (28/7) kemarin, Ia (Noldy) mengatakan saat ini dirinya sangat memerlukan bantuan dari pemerintah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan terhadap penyakit yang saat ini dialaminya. Karena keterbatasan dana juga ditambah tak ada jaminan kesehatan. “Sulit untuk berobat.

Dijelaskan lagi ayah dua anak ini, untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga, walau dalam keadaan sakit dan mengalami keterbatasan akibat lumpuh, karena memiliki sedikit ketrampilan, Saya bekerja sebagai tukang service elektronik. Walaupun penghasilan tak seberapa, tapi bisa mencukupi kebutuhan keluarga.

“maka dari itu saya sangat mengharapkan kiranya ada bantuan dari pemerintah. Dengan kondisi saya seperti ini serta tak mempunyai biaya yang cukup, bantuan untuk mendapat pelayanan kesehatan sangat saya perlukan. Untuk itu saya memohon perhatian dan bantuan pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan,” pinta pria yang kini mengandalkan kursi roda sebagai alat bantu untuk beraktivitas.

Sementara itu Kepala Kelurahan Uwuran Dua Kecamatan Amurang, Brive Kaunang mengatakan, karena yang bersangkutan terdaftar sebagai peserta BPJS Mandiri, namun sudah tak mampu lagi untuk membayar iuran, secara otomatis hak sebagai peserta telah dinonaktifkan, menyikapi akan hal ini, agar Noldi bersama anggota keluarganya boleh mendapat pelayanan kesehatan, pemerintah Keluraha Uwuran Dua, telah memintahkan yang bersangkutan juga keluarnya dari peserta BPJS Mandiri kepeserta KIS, saat ini berkasnya sedang berproses. Mudah-mudahan dalam dekat ini sudah selesai, agar supaya Ia boleh secepatnya dirawat dan mendapat pelayanan kesehatan medis, ” Jelas Kaunang.
Untuk diketahui, bencana tanah longsor yang terjadi pada Bulan Maret 2013 itu, mengakibatkan Noldy Horman (Kel. Horman Lawanga) mengalami lumpuh total yang disebabkan karena tulang belakangnya patah, sementara ia harus menghidupi istri dan kedua anaknya yang berusia masing-masing 12 dan 5 Tahun. Sedangkan bantuan yang didapat dari pemerintah hanya 1 Buah Kursi Roda.(feidy lahope)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed