oleh

Januari Sampai Juli 70 Kejadian Didominasi Tanah Longsor, Minsel Rawan Bencana

Logo-Kabupaten-Minahasa-Selatan-Logo-Minsel-1
Wartasulut. Com, Amurang — Masyarakat di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) waspada bencana. Berdasarkan data diperoleh, bencana di Minsel dari bulan Januari sampai Juli tercatat ada sekira 70 kejadian (selengkapnya lihat grafis, red). Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minsel Herry Runtuwene SE, menyebutkan kejadian bencana didominasi tanah longsor.
“Daerah yang paling sering terkena bencana alam tanah longsor yakni Motoling Raya. Menyusul bencana angin puting beliung, biasanya di area-area terbuka,” terangnya, sembari menambahkan, menyusul gelombang pasang. Biasanya berpengaruh dimusim hujan.
Kepala BPBD Minsel Handrie Komaling ST, mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melakukan perjalanan. Menghindari bencana yang akan terjadi di musim penghujan. Pun, warga diingatkan agar tidak mendirikan bangunan di daerah rawan longsor. Seperti di bantaran sungai.
Selain mengimbau, Komaling mengaku, pihak BPBD pun langsung turun ke lokasi jika ada bencana. “Kami menunggu informasi dari masyarakat, kemudian turun langsung ke lokasi. Guna mengantisipasi bencana yang akan terjadi, kami juga sudah menyiapkan satu posko bencana yang siap sedia 1×24 jam,” akunya.
Komaling juga meminta masyarakat, terlebih pemerintah desa dan kecamatan agar segera memberikan informasi apabila terjadi bencana alam.(feidy lahope)
Kejadian Bencana Per Januari-Juli
Bulan// Jumlah
Januari// 18
Februari// 22
Maret// 15
April// 9
Mei// 4
Juni// –
Juli// 2
Total 70 kejadian bencana
Daerah Rawan Bencana di Kabupaten Minsel
Bencana// Tempat
Tanah longsor// Motoling Raya
Angin puting beliung// Tompaso, Arakan, Sinonsayang, Tenga (wilayah terbuka)
Gelombang pasang// wilayah pantai
Banjir// Kec. Tumpaan, Amurang Barat, Sinonsayang, san wilayah rawah.
*Sumber: BPBD Minsel

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed