oleh

“Calo Polisi” Penipu Ratusan Juta Diringkus Sat Reskrim Polres Minsel.

Tak EA saat menjalani pemeriksaan dipolres minsel
EA saat menjalani pemeriksaan dipolres minsel
WartaSulut. Com, Amurang — Megaku bisa meloloskan peserta yang ikut seleksi penerimaan anggota polisi, EA (Elisabeth/ Bunda), 38 tahun warga Kelurahan Buyungon Kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan yang mengaku sebagai Calo diringkus Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Minsel.
Penangkapan terhadap tersangka EA (Elisabeth / Bunda) dilakukan Satuan Reserse Kriminal pada malam tadi, Kamis (9/11), saat tersangka berada di salah satu rumah kerabatnya di Desa Lopana Kecamatan Amurang Timur. “EA diamankan terkait tindak pidana penipuan dan penggelapan yang dilakukannya dengan motif meminta uang hingga ratusan juta rupiah kepada para korbannya atas perjanjian akan meloloskan dalam seleksi penerimaan Bintara Polri,” ungkap Kasat Reskrim Iptu Mochamad Nandar, SIK.
Hingga kini tak terhitung lagi jumlah uang yang diraup oleh tersangka dalam aksinya mengelabui para korban.
Menyadari anak mereka tidak lolos dalam ujian masuk polisi padahal sudah menyetor uang, para orang tua ini pun langsung melaporkan tersangka pada pihak kepolisian. “Awalnya, tersangka menyatakan akan mengembalikan uang yang telah disetorkan oleh para korban, namun karena tidak ditepati maka tersangka kemudian dilaporkan ke Polisi,”tambah Kasat Reskrim.
Sementara itu, Kapolres Minahasa Selatan AKBP Arya Perdana, SH,SIK,MSi, menegaskan bahwa Polri dan jajarannya saat ini sangat menseriusi penerapan transparansi dan prinsip akuntabilitas dalam bidang rekrutmen anggota Polri.
“Kita menseriusi penerapan bebas pungli dalam penerimaan anggota Polri, sehingga siapapun yang berniat mengambil keuntungan dalam proses seleksi anggota Polri akan dihadapkan pada mekanisme proses hukum yang berlaku,” tegas Kapolres.
Terpantau tersangka saat ini masih menjalani proses pemeriksaan pihak penyidik Sat Reskrim Polres Minahasa Selatan terkait dengan tindak pidana penipuan dan penggelapan yang dilakukannya tersebut. (feidy lahope)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed