oleh

Efrasin Lonteng Remaja Desa Berprestasi DiNasional.

Efrasin saat memainkan sikulit bundar
Efrasin saat memainkan sikulit bundar

Wartasulut. Com, Amurang — Terlahir dari Desa Lopana Kecamatan Amurang Timur melalui pasangan Edwin Lonteng (ayah) dan Lieke Lahope (ibu) pada tanggal 03 Juni 2005 “Efrasin Junior Lonteng” melalui bakatnya sebagai pemain sepakbola mengantar remaja wongdeso ini makin populer serta dikagumi para seangkatanya.

IMG-20180117-WA0010
Berkat kepiawaiannya memainkan bola diatas lapangan hijau, Efrasin Junior Lonteng telah mengukir segudang prestasi baik ditingkat sekolah maupun club Akademi Sepak bola FU 15 FA Tangerang binaan Firman Utina.
“Bersama tiga rekan lainnya dari Akademi Sepak bola FU 15 FA Efrasin Junior Lonteng terpilih sebagai salah satu pembawa bendera Merah Putih dalam pertandingan persahabatan antara tim nasional Indonesia vs Islandia yang dilaksanakan distadion Gelora Bung Karno Jakarta.
“Menurut Efrasin menjadi pembawah bendera merah putih adalah suatu kebanggaan. Saya pun tak menyaka bisa terpilih menjadi pembawah bendera merah putih dipertandingan internasional antara timnas indonesia melawan tim perserta piala dunia 2018 Islandia, ” ucap Kakak dari Elhard dan Edlino Lonteng yang juga atlit sepak bola PPA Gratia Tumpaan.

Baik Edwin maupun Lieke kepada Wartasulut. Com, Rabu (17/1), sebagai orang tua tentu bangga dengan apa yang dicapai Efrasin. Kami berdua lebih berbangga lagi dengan apa yang menjadi cita cita dari ketiga anaknya Efrasin, Elhard dan Edlino yaitu ingin mengharumkan nama kabupaten Minsel, Sulut dan Indonesia melalui Sepak bola.

“Tentu untuk menopang cita-cita anak-anak kami didunia sepak bola untuk mengharumkan nama Indonesia di kanca internasional lebih khusus mengharumkan nama Minahasa Selatan dan Sulut kedepan, terus berlatih membrikan yang terbaik doa kami supaya boleh berhasil mengikuti tahapan pelatihan dari Forman Utina Cs, ” ujar Edwin
Adapun posisi Efrasin di club sebagai Striker kiri FU15 Tangerang club yang pada awal karir sepak bola diPs Sendowan Lopana Amurang Timur dengan pelatih Temi Minanlarat dan Oldi Tambayong selanjutnya di PPA Gratia Tumpaan dengan pelatih Odang Umboh dan akhirnya di pinjam oleh Maesa Manado untuk dikirim ke piala Menpora cup di Magelang dan menjadi anak binaan Taruna Manado dengan pelatih Heri dan Anton aryat pada pertandingan di FU15 CUP dan sekarang terpilih menjadi pemain FU15 CLUB kelompok umur 13 tahun. (feidy lahope )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed