oleh

Bupati Tetty Teken Perjanjian Hibah IPDMIP Mewakili 74 Kabupaten.

IMG-20180214-WA0012

Wartasulut. Com, Amurang — Bupati Cristiany Eugenia Paruntu, SE menghadiri Forum Koordinasi Kebijakan dan Penandatanganan Perjanjian Hibah Kegiatan Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program–IPDMIP (Program Pengelolaan dan Pengembangan Irigasi Partisipatif Terpadu) di Hotel Bidakara Jakarta, Rabu (14/2).

IMG-20180214-WA0014

Forum koordinasi yang mengusung Tema : “mewujudkan kemanfaatan sumberdaya air yang berkelanjutan” Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jendral Sumber Daya Air ini dihadiri para gubernur, bupati/walikota. Pembicara pada forum ini speech di antaranya, Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI, Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Deputi Sarana dan Prasarana Bappenas, Direktur Pembiayaan dan Transfer Non Dana Perimbangan, dan Direktur Pengelolaan Kas Negara Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI.

IMG-20180214-WA0011

Dalam kegiatan ini Bupati Cristiany Eugenia Paruntu, SE (CEP) diberikan kehormatan untuk mewakili 74 pemerintah Kabupaten menandatangani Hibah Integritas Partisipasi Pengembangan dan Manajemen Program Irigasi. Yang merupakan hibah dari Asian Development Bank (ADB), International Found Of Development (IFAT), dan Asean Infrastructure Found (AIF).
IMG-20180214-WA0012

Bupati CEP mengatakan, penyaluran dana hibah ke Pemkab Minsel dilakukan sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam perjanjian hibah yang telah ditandatangani yakni Surat Menteri Keuangan RI Nomor S-591/MK.7/2017 tanggal 6 Desember 2017, menjadi persetujuan Pemerintah Pusat untuk penerusan hibah setinggi-tingginya Empat Puluh Satu Milyar Dua Puluh Juta Rupiah.

IMG_2646

“Dana Hibah yang diterima oleh Pemkab Misel merupakan dana pengganti atas pelaksanaan kegiatan Program Pengelolaan dan Pengembangan Irigasi Partisipatif Terpadu yang didanai terlebih dahulu oleh APBD Kabupaten Minahasa Selatan,” kata Tetty sapaan akrab Bupati.

Bupati juga mengatakan bahwa dana hibah yang diberikan Pemerintah Pusat berdasarkan Capaian Kinerja (Output-Based) atas pelaksanaan Penguatan Kerangka Kelembagaan Pertanian Beririgasi Berkelanjutan, Perbaikan Sistem dan Kapasitas Pengelolaan, Operasi dan Pemeliharaan Irigasi, Peningkatan Infrastruktur Jaringan Irigasi, Peningkatan Pendapatan Lahan Pertanian.

IMG-20180214-WA0006

Dana hibah yang diberikan pemerintah pusat ke Pemda ini dapat juga digunakan untuk mendanai kegiatan-kegiatan penyelenggaraan di sektor Irigasi dan Pertanian sebagaimana yang telah diatur dalam Pedoman Pelaksanaan Program Hibah.” ungkap Bupati. (feidy lahope)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed