oleh

Ribuan Miras Berbagai Jenis Hasil Operasi. Dimusnahkan Polsek Amurang.

Foto : pemusnahan babuk miras ribuan liter dihalaman Polsek Amurang
Foto : pemusnahan babuk miras ribuan liter dihalaman Polsek Amurang
 
Wartasulut. Com, Amurang — Ribuan liter minuman keras (Miras) berbagai jenis dari hasil Operasi rutin dalam rangka menciptakan stabilitas keamanan ditengah masyarakat, dimusnahkan oleh jajaran Polsek Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Senin (19/3).
 
Acara pemusnahan Ribuan liter Miras yang dilaksanakan dihalaman Polsek Amurang, disaksikan Kapolres Minsel AKBP F.X. Winardi Prabowo. SIK, Ketua Pengadilan Amurang, perwakilan kejari Amurang, Wakapolres Minsel, Tokoh Agama, Acamat Amurang, Amurang Timur, Amurang Barat, dan jajaran anggota polsek Amurang.
 
Kapolres Minsel AKBP F.X. Winardi Prabowo mengatakan, pemusnahan miras ini adalah suatu bentuk komitmen kepolisan dalam memberantas peredaran Miras yang sudah semakin meresahkan masyarakat.

“Saya juga berterimakasih kepada masyarakat yang selama ini sudah banyak membantu kami dalam memberantas peredaran Miras di Minahasa Selatan,” ujar Kapolres.
 
Sementara itu, mewakili Tokoh Agama Gembala Jhon Sangron. Mengatakan, pemusnahan babuk miras ini terlaksana berkat kerjasama semus pihak, lebih khusus pihak kepolisi. Sebagai tokoh agama kami selalu mengingatkan-ingatkan kepada jemaat melalui pengajaran dan nasehat-nasehat, namun kami tak bisa melakukan penindakan. Apa yang dilakukan pihak kepolisian kami memberikan apresiasi dan mengsuport, dalam rangka upaya bukan hanya sebagai upaya menciptakan stabilitas keamanan yang aman dadan damai, tapi juga sebagai sebuah langkah dalam mempersiapkan generasi bangsa ini. Jika generasi bangsa mental dan spiritualnya rusak karena miras, kita tak akan lagi memiliki generasi muda yang akan memimpin dan membangun bangsa ini. Tokoh Agama selalu mengsuport segala upaya pihak kepolisian, “ungkapnya

Kapolsek Amurang AKP Arie Prakoso. SIK, menambahkan bahwa pemusnahan barang bukti Miras ini adalah bentuk keterbukaan kepada masyarakat bahwa Miras hasil sitaan selalu kami musnahkan.

“Kedepan, kami akan menutup penjual-penjual yang tidak memiliki ijin. Jangan menjual minuman keras tanpa ijin, karena kami akan melakukan peningkatan operasi,”tegas Prakoso


“Para penjual diingatkan agar tidak menjual miras sembarangan, apa terlebih kepada pelajar karena akan berpotensi terjadinya keributan dan tauran antara pelajar, “kata Prakoso yang sebentar lagi akan dilantik menjadi Kasat Reskrim Polres Minsel. (feidy lahope)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed