oleh

Silangen Yakin Samsat Amurang Capai Target Pajak Tahun 2018 Ini.

P_20180413_125601

Wartasulut. Com, Amurang — Retribusi kendaraan bermotor (ranmor) diKabupaten Minahasa Selatan (Minsel), belum maksimal. Walaupun pencapaian UPTD Samsat Amurang terbilang baik, namun sejumlah potensi pemasukan belum sepenuhnya didapat dan tergarap secara baik.

Untuk memasimalkan pendapatan pajak dari kendaraan bermotor baik roda 2 maupun roda 4. UPTD Samsat Amurang bekerjasama dengan Satlantas Polres Minsel, pihak Jasaraharja, juga Pemda. Melaksanakan kegiatan sosialisasi PKB dan BBN-KB dalam rangka optimalisasi PAD BP2RD Provinsi Sulawesi Utara diMinahasa Selatan kepada para camat seminsel. Yang dilaksanakan diruang rapat lantai IV Kantor Bupati, Jumat (13/4) kemarin.

Kepala UPTD Samsat Amurang William Silangen mengakui, masih banyak kendaraan bermotor yang belum membayar pajak. “Mayoritas roda dua. Kita masih maksimalkan sosialisasi,” terangnya.

“Diungkapkan, banyaknya kendaraan luar daerah belum balik nama turut menjadi penyebab. Selain itu, beberapa bahkan sudah bodong karena hanya digunakan di perkebunan. “Ada juga yang sudah ditarik dealer. Padahal itu bagian dari potensi pajak yang masih kita kejar. ” tutur dia.ingkat kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kita, meningkat. Ini tentunya tidak dilepas dari kerja keras rekan-rekan, diucapkan terimakasih dan mohon agar terus ditingkatkan,”ungkapnya.

“Untuk memaksimalkan pendapatan pajak kendaraan bermotor, dalam waktu dekat ini. UPTD Samsat Amurang bekerjasama dengan Jasaraharja akan melaksanakan kegiatan sosialisasi diseluruh kecamatan yang diminsel. Hal ini sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat lebih khusus para pemilik kendaraan agar taat membayar pajak. Ketika kita taat membayar pajak kendaraan tentunya kita tak akan takut untuk mengendarai kendaraan, “jelas Silangen

Diketahui, sepanjang tahun lalu, Rp 26 miliar diraup pemprov dari jalanan Minsel, dari target Rp 25 M. “Sekarang di tiga bulan 2018 ini kita telah meraih Rp 8 miliar dari target Rp 7 miliar. Bila diprosentasikan mencapai 31,30 persen,” pungkasnya. (feidy lahope)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed