oleh

Terkait Pemecah Ombak. Aliansi Gerakan Ormas Bersatu Minsel Tegaskan Mendukung Kejari Minsel Bongkar Korupsi .

P_20180514_124330

Wartasulut. Com, Amurang — Ratusan masa dari 7 Ormas/LSM yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Ormas Bersatu Minahasa Selatan (Minsel), menggelar aksi demo damai didepan Kantor Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan, Rabu (9/5) ini.

P_20180514_121942

Kegiatan demo yang dilaksanakan Aliansi Gerakan Ormas Bersatu Minahasa Selatan (Minsel), dalam orasi mereka mempertanyakan keseriusan penanganan kasus pemecah ombak yang diduga telah terjadi kerugian negara Miliar rupiah. Yang pada waktu lalu oleh pihak kejari telah menetapkan 3 orang tersangka, namun sampai saat ini belum juga dilakukan penahanan.

“Informasi yang didapat kasus yang terjadi ini sudah di SP3 atau ditutup. Karena diduga adanya intervensi dari pihak-pihak yang ingin menggagalkan pengungkapan kasus yang telah merugikan negara ini. Kami menduga hal ini dilakukan untuk menutupi agar tak terungkap actor atau peran utama dibalik kasus yang terjadi ini.

“Kami Aliansi Gerakan Ormas Bersatu Minahasa Selatan (Minsel) yang terdiri dari 7 Ormas/LSM yaitu komite nasional pemuda indonesia (KNPI) Minsel, Gerakan masyarakat perangi korupsi (GMPK) DPD Minsel, laskar anti korupsi indonesia (LAKI) DPC Minsel, Laskar manguni indonesia (LMI) Minsel, Wulan laskar manguni indonesia (WULAN LMI), Komunitas masyarakat pesisir pantai perikanan dan kelautan (KMP3K), Lembaga anti korupsi laskar manguni indonesia (LAK-LMI). Mengharapkan agar keadilan dimasyarakat boleh ditegakkan, tiada yang kebal hukum ditanah minahasa selatan, kami akan terus melakukan pengawalan penyelesaian kasus ini, maka dengan ini kami mendeklarasikan untuk mendukung serta siap berada dibelakangnya kejari minsel dalam membongkar dan mengungkapkan setiap tindakan-tindakan korupsi¬† diMinsel. “Ucap para pendemo dibawah pimpinan koordinator lapangan Charles Umpel, Maykel Senduk.

Selanjutnya perwakilan para pendemo yang berjumlah 8 orang diijinkan masuk kedalam kekantor, dan bersama dengan kejari Lambok Sidabutar didampingi beberapa jaksa, pihak polres minsel serta para wartawan melaksanakan pertemuan diruang rapat kejari minsel.

Dalam pertemuan ini, dihadapan semua yang hadir Kejari Lambok Sidabutar mengungkapkan, berterima kasih kepada seluruh Ormas/LSM yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Ormas Bersatu Minahasa Selatan dukungan kepada pihaknya. Saat ini pihak serius melaksanakan pengungkapan kasus korupsi pemecah ombak, saat ini pelaporannya sementara dalam perampungan. Bahkan target mereka bukan saja hanya akan membuktikan kesalahan yang dilakukannya oleh 3 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka, tapi juga oknum-oknum lain yang juga memiliki kaitan dengan pengalokasian dana ini dari pemerintah pusat kabupaten Minahasa Selatan. Kita tunggu saja pengungkapan kasus ini, “ujar Lambok (feidy lahope)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed