oleh

Kutuk Serangan Teroris, Pemerintah Dan Masyarakat Minsel Gelar Aksi 1000 Lilin.

P_20180514_204246

Wartasulut. Com, Amurang — Diprakarsai pemerintah daerah serta unsur Forum Pimpinan Daerah (Forkompimda). Ratusan masyarakat yang ada dikabuparen Minahasa Selatan (Minsel) menggelar aksi seribu lilin mengutuk aksi serangan terorisme yang ada diMako Brimob Kelapa Dua Depok serta serangkaian bom yang terjadi diSurabaya.

“Dipimpin Bupati DR. Min. Cristiany Eugenia Paruntu, SE bersama unsur Forkompimda dan masyarakat menggelar aksi keperihatinan dikomplesk icon I AM Amurang,  jalan boulevard Amurang. Sebagai bentuk keprihatinan terhadap aksi yang terjadi diMako Brimob dan serangan bom yang terjadi diSurabaya. Senib (14/5) malam ini.

Bupati DR. Min. Cristiany Eugenia Paruntu, SE dalam sambutan, mengajak masyarakat yang ada di Minahasa Selatan untuk tidak terprovokasi dan terpancing terhadap kejadian yang terjadi, masyarakat diminta untuk tetap menjaga kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indoneaia (NKRI).

“Pemerintah daerah mengucapkan turut berduka atas apa yang menimpa saudara kita baik diDepok maupun diSurabaya. Semoga Tuhan akan memberikan Kekuatan dan Ketabahan bagi keluarga dan kita semua, serta mari kita menjaga kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan tidak terpancing masalah agama. Ini bukan masalah agama tapi ada pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa kita. Teroris adalah musuh kita, musuh semua agama. “Ujar Bupati

“Kepada masyarakat untuk tetap waspada dan jika menemukan hal-hal yang mencurigakan untuk segera melaporkan ke pihak yang berwajib. Kami tidak takut terhadap ancaman ataupun tekanan dari pelaku teror, kepada para pimpinan pemerintahan apa terlebih Camat, Lurah serta Hukum Tua agar terus bersinergi dengan TNI dan Polri sebagai institusi keamanan untuk bersama memberantas terorism, dalam upaya memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat untuk menjalankan kehidupan beragama sesuai dengan kepercayaannya masing-masing.

Kepada para Lurah dan Hukum Tua diingat untuk mengaktifkan kembali program Siskambling, setiap tamu yang datang harus melapor 1×24 jam. Hal ini untuk meningkatkan sistem keamanan yang ada dikampung, dengan begitu segala bentuk teror bisa dicegah, dalam mewujudkan kemanan dan ketentraman ditengah masyarakat. “Jelas CEP panggilan akrab Bupati Minsel

Pada kesempatan sama juga dilakukan aksi tanda tangan dukungan terhadap Polri untuk mengusut tuntas serangkaian kasus tersebut, termasuk ucapan duka cita terhadap lima personel Brimob yang meninggal dunia dalam insiden terorisme di Mako Brimob, serta para korban polisi maupun masyarakat sipil yang ada diSurabaya

Selain Bupati hadir juga dalam aksi ini, Kapolres serta jajaran pejabat dan anggota polres Minsel, pimpinan dan anggota TNI, Pimpinan Badan kerjasama antar umat beragama (BKSAUA), Sekretaris daerah, para pimpinan SKPD, Camat, Lurah/Hukum Tua, serta ribuan masyarakat yang ada diamurang dan sekitarnya. (feidy lahope)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed