oleh

Diikuti 30 Ribu Peserta. Bupati Tetty Resmi Membuka Jambore Internasional GPdI 2018.

FB_IMG_1529378121082

Wartasulut. Com, Amurang — Dilaksanakan dibumi perkemahan Desa Teep Trans Kecamatan Amurang Barat kompleks Gelanggang Olahraga (GOR) Kabupaten Minahasa Selatan, yang dihadiri sekitar 30 Ribu peserta Pemuda dan Remaja. Bupati DR. Min. Christiany Eugenia Paruntu SE, selaku Ketua Umum Panitia bersama pimpinan Pusat GPDI secara resmi membuka kegiatan pelaksanaan Jambore Internasional (Jaminter) GPDI Tahun 2018.

Kegiatan diawali ibadah bersama dengan nyanyian-nyanyian yang diiringi oleh penampilan para banners dan rebana dari pemuda dan remaja Pantekosta, dilanjutkan dengan pelepasan Balon keudara dan pemukulan tentenkorang, yang menandakan pelaksanaan jambore mulai tanggal 18 sampai 22 Juni resmi dibuka.

FB_IMG_1529378134556

Ketua Umum Panitia Jaminter GPdI 2018, DR Christiany Eugenia Paruntu SE, dalam sambutan mengatakan, bahwa kegiatan Jambore Internasional ditahun 2018 ini merupakan suatu momentum yang baik bagi para pemuda dan remaja Pantekosta, sebagai bagian dari generasi muda penerus bangsa, untuk dapat mentransformasikan diri menjadi pribadi yang berkarakter dan berpikiran positif.

“Sebagai anak-anak terang, para pemuda dan remaja GPdI, saya mengajak untuk mampu menjadi generasi muda yang baik, menjadi bagian dari pembangunan daerah dan bangsa, berpikiran positif dan memiliki karakter sebagai anak-anak Tuhan, yang bisa menjalankan kehendak atau aturan-aturan yang ditetapkanNya.” kata Bupati peraih segudang prestasi ini.

“Bupati Tetty Paruntu pun menghimbau sesuai dengan tema kegiatan ini yakni ‘Glorious Fire Generation’, Agar Para Pemuda dan Remaja GPdI, dengan semangat Api Pantekosta dapat menolak segala pengaruh-pengaruh negatif, seperti pergaulan bebas, free seks, narkoba, Rokok, tawuran, serta pengaruh buruk lainnya, yang hanya dapat menimbulkan kerugian bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Jadilah pribadi yang mampu menjadi teladan bagi keluarga dan masyarakat, melalui pelaksanaan Jambore Internasional ini, saya mengajak para generasi muda pantekosta untuk dapat memiliki semangat yang besar , dan iman yang menyala-nyala, untuk menjadi garam dan terang bagi sesama dan semangat dalam bersekutu, bersaksi dan melayani, menjadi pribadi yang memiliki jati diri, mandiri, berani dan terampil serta memiliki tanggung-jawab serta disiplin.” tambah Tetty Paruntu.

Tetty pun menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Majelis Pusat GPdI dan MD GPdI Sulut yang telah mempercayakan Kabupaten Minahasa Selatan menjadi tuan rumah kegiatan akbar dan religius ini, dimana dirinya juga dipercayakan menjadi ketua umum panitia pelaksana, tetap jaga persatuan dan kesatuan, ketertiban, keamanan dan kebersihan, terlebih kekudusan diri, selama berada dilokasi kegiatan Jaminter ini.

Setelah sambutan atau laporan panitia, dilanjutkan dengan Ibadah Syukur, yang sebagai speaker adalah Pdt Dr. Johnny Weol MTh.MM. M.Div. dalam khotbahnya mengajak generasi muda untuk mampu melakukan dan mengerjakan perintah-perintah Tuhan, jangan mudah terpengaruh dengan hal-hal negatif.

Hadir dalam kegiatan pembukaan Jambore Internasional GPdI tahun 2018, di Kabupaten Minsel, Ketua MP GPdI Pdt Johnny Weol MTh. M.Div, beserta jajaran pengurus GPdI Pusat, Ketua MD GPdI Sulut Pdt Yvonne Awuy-Lantu, bersama jajaran pengurus Majelis daerah Sulut, mewakili Gubernur Sulut hadir Kaban Kesbangpol pemprov Sulut Meiky Onibala, Wakil Bupati Minsel Franky Donny Wongkar SH, Kakanwil Kemenag Minsel, Sekda Minsel Danny Rindengan, bersama para kepala SKPD dan Camat, Hadir pula Ketua KPRS Sinode GMIM yang juga Ketua PMI Minsel, Pnt.dr. Michaela Elsiana Paruntu MARS bersama suami James Artur Kojongian, Hadir pula Bakal Calon Anggota Dewan Adrian Joppy Paruntu, para tamu dari luar negeri, para gembala-gembala, serta para peserta jambore Internasional GPdI 2018. (feidy lahope)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed