oleh

2019 Ini Dandes 9 Desa DiMinsel Tembus 1 M Lebih.

FB_IMG_1547511393918

Wartasulut. Com, Minsel — Tujuan Presiden Joko Widodo (jokowi) mengalokasikan Dana Desa (Dandes) tahun 2019 ini sebesar 70 T bertujuan untuk melaksanakan pembangunan desa. Dengan membangun desa itu berarti pembangun Indonesia mulai dilaksanakan secara menyeluruh.

Dari sekitar kurang lebih 74 ribu desa yang ada di seluruh Indonesia. Dikabupaten Minahasa Selatan sendiri terdapat sebanyak 167 Desa yang menerima Dandes dengan besaran anggaran mulai dari 700 juta sampai dengan 1 Miliar lebih, 9 Desa diantaranya yaitu :

-Tambelang (Kec. Maesaan)

– Sion (Kec. Tompaso baru)
– Torouut (Kec. Tompaso baru)
– Karowa (Kec. Tompaso baru)
– Kinalawiran (Kec. Tompaso baru)
– Powalutan (Kec. Ranoyapo)
– Picisan Satu (Kec. Motoling Timur)
– Durian (Kec. Sinonsayang)
– Poigar Dua (Kec. Sinonsayang)

Desa-desa ini mendapatkan anggaran sebesar 1,1 Miliar sampai dengan 1,3 Miliar.

Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Hendri  Lumapouw dalam penyampaiannya kepada para Hukum Tua, Sekretaris Desa, Bendahara Desa maupun seluruh peserta yang hadir pada kegiatan sosialisasi peraturan bupati nomor 31 tahun 2018 yang dirangkaikan dengan penyampaian pagu anggaran Dana Desa dan Alokasi Dana Desa, yang dilaksanakan diBPU Desa Tumpaan Dua Kecamatan Tumpaan, Senin (14/01) kemarin.

“Mengatakan. Tujuan pengalokasian dana desa diharapkan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Desa berupa peningkatan kualitas hidup, peningkatan kesejahteraan dan penanggulangan kemiskinan serta peningkatan pelayanan publik di tingkat Desa. Sebagaimana yang tercantum pada Pasal 5 Permen No. 16 Tahun 2018. Prioritas Penggunaan Dana Desa tidak hanya pada program yang bersifat pembangunan fisik saja melainkan juga peningkatan kualitas SDM atau Sumber Daya Manusia yang berada di desa. Hal ini tercantum pada ayat 1 yang kemudian dikuatkan kembali pada ayat 3.

“Sebagaimana harapan pemerintah daerah yakni Bupati DR. Cristiany Eugenia Paruntu, SE. Penggunaan Dana Desa dapat diprioritaskan untuk peningkatan kualitas hidup untuk kesejahteraan masyarakat, bagaimana upaya tersebut bisa dijalankan seperti pengadaan pembanguan, hingga pengembangan serta pemeliharaan sarana dan prasarana, baik dibidang kesehatan, pendidikan dan kebudayaan untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat. “Ungkap Lumapouw

Sementara Sekretaris PMD Altin Sualang, kepada para Hukum Tua  untuk mengolah setiap dana yang ada baik Dandes maupun ADD secara transparan, jangan sampai ada penyelewengan  karena sudah banyak contoh didaerah lain kumtua maupun kades yang dipenjarakan karena terkait penggunaan Dandes, mari bersama kita mengolah setiap dana yang ada untuk kemajuan desa serta untuk kesejahteraan masyarakat. “Jelas Sualang (Feidy Lahope)

.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed