oleh

Wujudkan Minsel Yang Hebat Dan Terdepan, Pemkab Lakukan Revisi RTRW.

FB_IMG_1503745879005

Wartasulut. Com, Minsel — Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten merupakan sebuah rencana tata ruang yang bersifat umum dari wilayah kabupaten. Dalam Undang – undang No.26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang pemerintah mengamanatkan kepada pemerintah daerah untuk melaksanakan penataan ruang wilayah kabupaten yang meliputi perencanaan tata ruang wilayah kabupaten, pemanfaatan ruang wilayah kabupaten, dan pengendalian pemanfaatan ruang wilayah kabupaten. RTRW kabupaten memuat tujuan, kebijakan, dan strategi penataan ruang wilayah kabupaten (penataan kabupaten); rencana struktur ruang wilayah kabupaten; rencana pola ruang wilayah kabupaten; penetapan kawasan strategis kabupaten; arahan pemanfaatan ruang wilayah kabupaten; dan ketentuan pengendalian pemanfaatan ruang wilayah kabupaten.

FB_IMG_1547647649639

Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten berlaku selama 20 tahun dan dilakukan peninjauan kembali setiap 5 tahun. Hasil Peninjauan Kembali (PK) dapat berupa kesimpulan yang menyatakan bahwa RTRW tersebut harus dicabut atau sebatas direvisi. Beberapa hal yang menjadi dasar perlu direvisinya Perda RTRW adalah terjadi perubahan kebijakan nasional dan strategi yang mempengaruhi pemanfaatan ruang wilayah kabupaten; dan/atau terjadi dinamika internal kabupaten yang mempengaruhi pemanfaatan ruang secara mendasar, seperti bencana alam skala besar atau pemekaran wilayah yang ditetapkan melalui peraturan perundang-undangan.

Pada tahun 2019 Pusat Pengkajian Perencanaan dan Pengembangan Wilayah (P4W-LPPM) IPB bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Selatan melakukan kegiatan Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2014-2034. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya (2018) tentang Peninjauan Kembali (PK) RTRW Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2014-2034. Hasil PK RTRW Kabupaten Minahasa Selatan , menyatakan bahwa Perda RTRW Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2014-2034 perlu di revisi. Beberapa hal yang menjadi pertimbangan perubahan RTRW Kabupaten Pandeglang yaitu terjadinya dinamika pembangunan yang sangat dinamis selama 5 tahun terakhir, adanya perubahan regulasi dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten, serta menurunya kualitas daya dukung lingkungan di Kabupaten Minahasa Selatan.

“Pada tahun 2018 kemarin Revisi RTRW telah dimasukkan kekementerian BPN. Dan telah melalui tahapan pengkajian, Evaluasi, Penilaian. Revisi RTRW Kabupaten Minahasa Selatan guna menopang program nasional maupun provinsi. Kemudian program-program pemerintah daerah yang berkaitan dengan visi dan misi Bupati DR. Cristiany Eugenia Paruntu, SE dan Wakil Bupati Franky Donni Wongkar, SH dalam mewujudkan Minahasa Selatan sebagai daerah yang hebat dan terdepan ,” kata Kepala Bapelitbang Tertius Ulaan, diruang kerjanya, kamis (18/01).
Dia menyontohkan, pembangunan yang digagas pemerintah daerah di antaranya penataan wilayah pariwisata, wilayah jasa dan perdagangan, industri, kawasan lindung yang harus diatur dalam revisi RTRW itu.

“Pihaknya menyatakan, akan melakukan akselerasi dalam penyusunan revisi RTRW ini. Bila tidak ada kendala, kemungkinan bulan depan akan dibahas diprovinsi, selanjutnya bersama DPRD Minsel, dan yang terakhir bersama dengan Pansus. ” kata Ulaan (feidy Lahope)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed