oleh

Ferry Taroreh : Dandes Motoling Dua Fokus Pada Pembangunan Dan Pemberdayaan Untuk Kemajuan Desa.

Foto : Hukum Tua Ferry Taroreh saat melakukan peletakan batu
Foto : Hukum Tua Ferry Taroreh saat melakukan peletakan batu

Minsel, Wartasulut. Com — Tujuan digelontorkan Dana Desa kepada seluruh desa di Indonesia yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo, ialah mewujudkan pembangunan dari pedesaan yang pada intinya untuk kesejahteraan masyarakat.

Agar anggaran ini tepat sasaran dan tak ada penyelewengan. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia, Eko Putro Sandjojo menerbitkan Peraturan Menteri No. 16 Tahun 2018. Dengan beberapa prioritas utama diantaranya seperti yang terdapat dalam 3 Ayat Pasal 4. Pemerintah Desa harus memiliki arah dan pandangan mengenai pemanfaatan Dana Desa tersebut.

20190702183808

Pengimplementasian tujuan pemberian dana ini oleh pemerintah pusat dilaksanankan dengan baik oleh pemerintah Desa Motoling Dua Kecamatan Motoling Kabupaten Minahasa Selatan, dimana pemanfaatan penggunaan Dana Desa diwujudkan dengan melaksanakan Pembangunan Plat Ducker dan Pavinisasi Jalan yang ada diwilayah Perbatasan Jaga III dan Jaga IV Desa Motoling Dua. Dengan volume panjang 179 Meter yang anggarannya sebesar Rp. 75. 885. 000, dimana pelaksaan pekerjaannya dimulai, Selasa (2/7) ini.

Proses pelaksanaan pekerjaan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya proses pekerjaan, diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt.Christin Baguna.M.Th yang dihadiri Camat Motoling Drs.Sonny A.Umboh, Kapolsek Motoling AKP. Verry Liwutang, Ketua BPD Herry Paat, Pendamping Desa, serta seluruh Perangkat Desa.

Camat Motoling Drs.Sonny A.Umboh mengatakan, pelaksanaan pembangunan Plat Ducker dan Pavinisasi Jalan yang ada diwilayah Perbatasan Jaga III dan Jaga IV telah melalui tahapan musyawarah Desa, sehingga di tahap Pertama pencairan dana desa langsung dilaksanakan pembangunan pekerjaan ini, “ujar .

“Agar diketahui masyarakat luas pemanfaatan dana desa yang ada diDesa Motoling Dua untuk perkembangan dan kemajuan desa, tentunya didalamnya untuk kesejahteraan masyarakat. Sebagai Camatnya saya mengajak kepada masyarakat untuk sama-sama melaksanakan pengawasan, hal ini sesuai dengan amanat undang-undang ”Ungkap Umboh

Terpisah Penjabat Hukum Tua Motoling Dua Ferry Taroreh. SIP mengatakan, kalau kegiatan pengelolaan Dana Desa, saya hanya melanjutkan saja sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Minahasa Selatan, untuk itu sebagai penjabat yang ada akan melaksanakan program – Program yang sudah di tata dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

”Semoga ini bisa menjadi PR bagi saya untuk melaksanakan kegiatan yang ada di desa, maka diperlukan dukungan serta suport dari masyarakat agar pembangunan serta pemberdayaan masyarakat bisa berjalan dengan baik” Ucap Taroreh. (feidy lahope)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed