oleh

Sampai Dengan Agustus 19 Kasus Cabul Anak Terjadi DiMinsel.

Ilustrasi-Kekerasan-Terhadap-Anak-830x480
Minsel, Wartasulut. Com — Selama tahun 2018 sampai dengan Bulan Agustus 2019 ini, kasus cabul terhadap anak perempuan berdasarkan laporan yang diterima Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) telah terjadi sebanyak 19 Kasus.
“Kepala Dinas Meity Tumbuan melalui Kabid PPPA Grace Kolompoy saat dikonfirmasi para media, menjelaskan, ada sekitar 19 laporan kasus cabul dan pendampingan hingga Agustus ini. Semua merupakan korban pencabulan atau kekerasan seksual kepada anak dan perempuan,” ungkapnya, Senin (2/9) kemarin.
“Ditambahkannya, ketika menerima laporan, pihaknya langsung menindaklanjuti dengan melakukan pendampingan kepada korban saat memberikan keterangan dan laporan di kepolisian. “Tugas Bidang PPPA adalah melindungi hak anak dan perempuan. Untuk itu ketika ada laporan resmi dikepolisian, adanya kasus cabul anak, sudah menjadi kewajiban kami untuk melaksanakan pendampingan kepada anak atau keluarga tersebut di kepolisian maupun saat sidang. Dan semua kasus yang kita dampingi tidak ada pelakunya yang bebas, artinya ada keputusan hukuman sebagai efek jerah,” jelasnya.
Guna menekan kasus tindakan kekerasan maupun pelecehan terhadap perempuan dan anak, pemerintah kabupaten Minahasa Selatan melalui Dinas PPKBP3A terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui kegiatan penyuluhan bekerjasama dengan LSM pemerhati dan kepolisian. “Kita juga sudah sampaikan proposal ke Kementerian PPPA dan tahun depan kita akan mendapatkan bantuan stau unit mobil keliling anak. Dengan itu kita akan gencar mensosialisasikan PPPA di Minsel dan juga sebagai bentuk respon cepat ketika ada laporan kasus,” jelas Kolompoy. (feidy lahope)
Grafis Kasus Berdasarkan Data Dinas DPPKBP3A Minsel :
2018 :
4 kasus cabul anak perempuan
1 kasus penelantaran anak
49 kasus KDRT
2019 :
19 kasus cabul anak perempuan
1 penganiayaan anak
1 saksi dalam pembunuhan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed