oleh

Penggunaan Dandes Desa Teep Dilakukan Secara Akuntabel Dan Transparan.

20190924155417
 

Minsel, Wartasulut. Com — Tujuan pengalokasian Dana Desa oleh pemerintah pusat adalah untuk mewujudkan pembangunan pedesaan sebagai upaya meningkatan ekonomi yang didalamnya untuk kesejahteraan masyarakat. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Desa No. 16 Tahun 2018, seperti yang terdapat dalam Ayat 3 Pasal 4. Pemerintah Desa harus memiliki arah dan pandangan mengenai pemanfaatan Dana Desa.

Pengimplementasian tujuan pemberian dana ini oleh pemerintah pusat dilaksanankan dengan baik oleh pemerintah Desa Teep Kecamatan Amurang Barat Kabupaten Minahasa Selatan, pemanfaatan penggunaan Dana Desa diwujudkan dengan melaksanakan pembangunan sarana dan prasarana maupun peningkatan kapasitas perangkat melalui kegiatan pelatihan.

Hukum Tua Desa Teep Grace Ivana Sangiang, SE. MM menjelaskan, penggunaan dana baik Dandes maupun ADD ditahun 2019 ini mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 20 tahun 2018 tentang “pengelolaan keuangan desa”.

“Mengacu dari Permendagri serta Permendes, setiap pekerjaan yang kami laksanakan berdasarkan usulan masyarakat yang dimulai dari tahan kegiatan musyawarah desa (Musdes), kemudian ditetapkan sebagai Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan disahkan melalui Peraturan Desa Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (Perdes APBDes). “ujar Sangian. Selasa (24/9)

Pada dasarnya setiap pekerjaan yang dilaksanakan masyarakat selalu dilibatkan sebagai pengerja, bahkan pun penggunaan anggaran yang dipakai selalu diawasi oleh unsur Tripaka (Camat, Kapolsek, Danramil), serta instansi terkait Dinas PMD, Inspektorat baik kabupaten maupun Provinsi.

“Kesimpulannya setiap pekerjaan yang kami lakukan semata-mata hanya untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Desa Teep, “ungkapnya

Sementara Ketua BPD Desa Teep Maksi Katihokang, mengatakan penggunaan anggaran Dandes maupun ADD didesa kami dilakukan secara akuntabel dan transparan. Jika ada riak-riak diluar sana yang menyatakan bahwa penggunaan anggaran secara khusus Dandes diDesa Teep telah terjadi penyimpanan itu tidak benar. Menyangkut penggunaan dana sebagai BPD kami selalu ketat melaksanakan pengawasan. “Jelas Katihokang
Terpisah, Sekretaris BPD HARVIE Pondaag. Menyangkut adanya pemberitaan yang disampaikan salah satu media. Secara khusus yang memuat penjelasan saya selaku Sekretaris BPD bahwa ada penyelewengan anggaran itu tidak benar, karena tidak sesuai dengan apa yang disampaikan. Yang disampaikan A dalam berita ditulis lain B inikan aneh. “Ujarnya
Maikel Osal direktur Bank Sampat Desa Teep, yang dikatakan sekretaris BPD diatas memang benar. Karena waktu diwawancarai saya berada tepat disamping, apa yang ditulis dalam berita terkait penjelasan beliau itu tidak benar. Karena tak sama dengan apa yang disampaikan, sebagai bagian dari masyarakat meminta bijak dalam menulis jangan memutarbalikan apa yang disampaikan, “Pinta Osal (feidy lahope)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed