Ribuan Orang Padati Icom I Am Amurang. Gelar Doa Bersama Untuk Negeriku Indonesia Bersatu.

IMG20190904213440
 

Minsel, Wartasulut. Com — Diprakarsai Polres Minahasa Selatan ribuan masyarakat padati area Icon I Am Amurang  menggelar “doa bersama untuk Negeriku Indonesia Bersatu” kawasan jalan boulevard teluk amurang, Rabu (4/9) malam ini.

Kegiatan doa bersama masyarakat Minahasa Selatan dan Minahasa Tenggara, yang didukung oleh pemerintah daerah kabupaten Minsel/Mitra, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Unsur Forkompinda, TNI-Polri, Insan Media, LSM, Ormas.

Foto : penandatanganan deklarasi damai

Foto : penandatanganan deklarasi damai

Dalam pelaporannya kapolres Minsel AKBP. FX Winardi Prabowo. SIK mengungkapkan, acara “Doa Bersama Untuk Negeriku Indonesia Bersatu” sebagai wujud kebersamaan ditengah masyarakat. Berpedoman dari Kebinekaan yang merupakan jadi diri bangsa, walaupun berbeda-beda suku, agama, Ras, adat istiadat. Namun kita tetap satu sebagai warga negara Indonesia. Walaupun kita terbagi dalam  tiga Sona wilayah, terdiri dari ribuan pulau, serta 200an penduduk yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai pulau Rote. Kita jadikan perbedaan sebagai wadah pemersatu dalam merajut tali kasih ditengah masyarakat yang majemuk. Semoga dengan pelaksanaan kegiatan pada saat ini akan lebih meningkatkan kesatuan dan persatuan bangsa, jayalah Indonesia, jayalah bangsaku. “Ungkap Prabowo
IMG_20190904_211619
Sementara Bupati Minsel Cristiany Eugenia Paruntu, SE dalam sambutan, mengapresiasi dan berterima kasih kepada semua pihak yang boleh memprakarsai kegiatan “Doa Bersama Untuk Negeriku Indonesia Bersatu”. Kegiatan ini hendak membuktikan bahwa walaupun kita berbeda-beda, kita tetap satu sebagai bangsa Indonesia. Masyarakat diingatkan untuk tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang hanya akan membawah kita pada perpecahan, jadikan perbedaan sebagai pengikat yang mempersatukan. Biarlah kegiatan yang kita laksanakan ini membuktikan kepada dunia kesatuan dan persatuan adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Dari Minahasa Selatan secara khusus kota Amurang kita dengungan kerukunan dan kedamaian akan membawa bangsa kita semakin maju. “Kita Amurang, Kita Papua, Kita tak sedarah namun kita adalah Indonesia”, “Ucap Bupati yang akrab disapa Tetty yang diikuti oleh semua yang hadir

Pada acara ini juga dilaksanakan deklarasi bersama yang dibacakan oleh seorang anak Papua yang diikuti oleh seluruh yang hadir

“Dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi bersama sebagai simbol kedamaian yang dilakukan oleh seluruh yang hadir. Serta pemasangan lilin sebagai simbol kedamaian serta toleransi yang ada dikedua kabupaten.

“Selain doa bersama yang dilakukan oleh 5 pimpinan agama yang ada diminahasa selatan, kegiatan ini juga diisi dengan puji-pujian kolaborasi antara umat Kristen dan Islam.

Selain Bupati Cristiany Eugenia Paruntu, SE dan Kapolres Minsel, hadir juga dalam acara ini Wakil Bupati Minsel Franky Donni Wongkar, SH, Bupati Mitra yang diwakili Asisten I, Dandim 1302 Minahasa, pimpinan dan anggota DPRD Minsel, pimpinan dan anggota DPRD Mitra, jajaran pejabat Pemkab Minsel/Mitra, para camat, para Hukum Tua/Lurah, para siswa/siswi SD, SMP, SMK/SMU, serta masyarakat luas. (feidy lahope)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan