Wujud Kepedulian PWI Bersama Pemerhati Lingkungan Lakukan Bersih-bersih Dipantau Teep

FB_IMG_1570195105779
 

Minsel, Wartasulut. Com — Mengimplementasikan bahwa lingkungan bersih dan sehat adalah sebuah perwujudan hidup beriman selaku orang percaya, yang didalamnya juga sebagai warga negara yang baik dalam menopang program pemerintah.

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Pers pos liputan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) bersama segenap pemerhati lingkungan yang terdiri dari Pemerintah dan Masyarakat Desa Teep, Kesbangpol Minsel, Waraney Kilometer 3, KPLH Desa Sapa, Tagana Minsel, Karang Taruna Minsel, LSM LAKI Minsel, WBP Lapas Amurang, PT Global Coconut Indonesia, PT Tri Mustika Cocominaesa, Siswa dan Guru SMPN 4 Amurang Barat. Melaksanakan kegiatan bakti sosial (Baksos) Bersih-bersih dikawasan pantai Teep, Jumat (4/9) ini.

Menurut Dauglas Panit sebagai Ketua PWI Minsel mengatakan, tujuan dilakukannya kegiatan ini memiliki maksud bagaimana memberikan edukasi kepada masyarakat agar dapat menciptakan lingkungan yang bersih, arsi dan sehat.

“Kegiatan ini sudah berapa kali kami gelar di beberapa Desa, jadi giat seperti ini, kami memberikan kesadaran kepada masyarakat bahwa Pers itu bukan hanya terfokus pada kegiatan peliputan dan fungsi kontrol pemerintah.

Kegiatan sosial seperti ini merupakan wahana edukasi kepada masyarakat, dan kami fokuskan pembersihan sampah di pantai. tujuannya untuk mengajak masyarakat pentingnya menjaga lingkungan Pantai, serta melestarikan agar bersih dari sampah,” jelasnya.

Ditempat terpisah Hukum Tua Desa Teep, Grace Ivana Sangian mengapresiasi kegiatan baksos yang dilaksanakan oleh PWI.

“Harapan kami kegiatan seperti ini boleh menjadi agenda tetap PWI dikabulkan Minsel, dalam menopang program pemerintah mengatasi masalah sampah. Bagi kami Pemdes Teep program seperti ini menompang program kami untuk menjadikan pantai Teep sebagai destinasi objek Wisata. harapanya, dengan adanya pembersihan pantai ini, mampu mengampanyekan kepada Masyarakat agar tidak lagi mengotori pantai dengan membuang sampah sembarangan,” Tutur Sagiang.

Adapun sampah yang terkumpul terus dipilah mana yang bisa dibawah kebang sampah, sedang yang tak terpakai di buang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Amurang. (feidy lahope)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan