Terapkan Sistem Non Tunai Hukum Tua Seminsel Ditatar Pengoperasian Aplikasi Kasda Online

Foto : pelaksaan pelatihan saat pembagian user id kepada para hukum tua

Foto : pelaksaan pelatihan saat pembagian user id kepada para hukum tua

 

Minsel, Wartasulut —  Penerapan sistem non tunai yang akan dilaksanakan dalam penggunaan dana disetiap desa. Bertempat dilantai 4 kantor bupati minahasa selatan, 167 hukum tua dibekali pengetahuan mekanisme aplikasi Kasda Online Versi 2.3 yang diluncurkan Bank Sulutgo, Selasa (26/11)
kegiatan yang dibagi dalam dua kloter tersebut membuat banyak para hukum tua maupun perangkat kebingungan dalam mengoperasikan aplikasi yang pertama kali diterapkan ditingkat desa se-provinsi Sulawesi Utara ini. “Memang awalnya kita kebingungan cara input, checker, mecker, aprouwmen dan bahkan semua fitur yang ada, tapi begitulah yang namanya program baru pasti butuh penyesuaian. Memang aplikasi ini sangat bermanfaat dan membantu para hukum tua ketika melakukan transfer dan pengelolaan dana desa, apresiasi kami kepada Pemkab Minsel telah memberikan terobosan yang baik bagi desa,” ungkap Hukum Tua Desa Picuan Baru Kecamatan Motoling Jhon Kesek di sela-sela kegiatan.
“Saat membawakan materi Kasubid Penerimaan, Pengeluaran dan Pelaporan Keuangan BPKAD Minsel Fendy Werupangkey mengungkapkan, aplikasi ini sangat bisa membantu dalam pelaksanaan APBDes tingkat desa dengan cara non tunai. “Program aplikasi ini sangat membantu karena setiap transaksi dalam rangka pelaksanaan pembangunan desa semua terekam dalam aplikasi. Dan dapat diketahui kemana tujuan uang tersebut, penggunaannya dapat secara terbuka dan transparan.
“Harus diakui dalam penerapan program baru pasti akan ada kendala yang akan kita hadapi. Dalam pelaksanaan program ini kendala utama yang terjadi adalah kesulitan jaringan internet di beberapa desa. Menggantisipasi hal ini kepada beberapa hukum tua kami berikan kemudahan yaitu melakukan transaksi dengan surat pengganti belanja, yang bisa dilakukan oleh kaur yang berwenang, nanti dia bisa melakukan pembelian nanti diganti dengan uang yang ada di desa,” ujar Werupangkey (Fei’la)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan