KPU Minsel Launching Pelaksanaan Pemilukada Bupati Dan Wakil Bupati Tahun 2020

IMG20200225201506
 
Minsel, Wartasulut. Com — Wujudkan pesta demokrasi pemilihan umum tahun 2020 yang berintegritas. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Minahasa Selatan melaksanakan kegiatan launching pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati yang dilaksanakan dijalan boulevard Amurang, Selasa (25/2)
Ketua KPU Minsel Rommy Sambuaga dalam pelaporan mengatakan, pelaksanaan kegiatan launching pada saat ini menandakan dimulainya pelaksanaan tahapan pemilihan kepala daerah yakni bupati dan wakil bupati serta juga gubernur dan wakil gubernur diKabupaten Minahasa Selatan. Maka dari itu kami mengharapkan partisipasi aktif dari masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan nasional ini, kepada rekan-rekan panitia baik ditinggalkan kecamatan maupun nantinya keluraha/desa untuk sama-sama kita menyukseskan pelaksanaan pemilu ini. Ayo memilih untuk Minsel tanggal 23 September. “Ujar Sambuaga
IMG20200225201935

Wakil Bupati Franky Donni Wongkar, SH dalam sambutannya, menyampaikan, pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 melalui langsung pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2028 kaitan itu kepada seluruh elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan saya menghimbau kita semua untuk mendukung dan mensukseskan seluruh rangkaian Pemilukada tahun 2020 ini agar dapat berjalan dengan jujur adil transparan aman dan tertib.

Saya minta kepada seluruh masyarakat untuk terus menjaga situasi tetap aman dan damai agar terbangun suasana kehidupan yang penuh harmonis selain itu mari kita semua ikut serta dalam mengawasi proses pelaksanaan Pilkada sehingga mencegah potensi terjadinya gangguan keamanan maupun hal-hal lain yang tidak kita inginkan bersama, secara umum keadaan Kabupaten Minahasa Selatan masih sangat kondusif aman dan terkendali namun sesuai pemaparan Polda Sulut.
Sebagai salah satu daerah yang akan melaksanakan Pemilukada tahun 2020 Minahasa Selatan dipetakan sebagai daerah yang rawan, selaku pemerintah daerah kami terus berupaya untuk melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di samping melakukan pendidikan politik dan sosialisasi undang-undang Pemilukada. Bersama dengan unsur kepolisian, TNI, kejaksaan serta masyarakat. Untuk itu mari kita wujudkan yang berkualitas berbagai bentuk provokasi dan saling menjelekkan karena “torang samua basudara”.
Perbedaan bukanlah suatu pembatas namun justru harus kita maknai sebagai kekayaan identitas dan nilai lebih dari pada masyarakat kita, dalam satu ideologi Pancasila satu kesatuan konstitusi undang-undang dasar negara republik Indonesia tahun 1945 satu kesatuan semboyan bineka tunggal ika yang dibingkai dalam satu negara kesatuan republik Indonesia. untuk itu hati dan pikiran seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan untuk lebih berpartisipasi aktif dalam Pemilukada tahun 2020, jangan golput bersama-sama kita bersatu menolak hoax politisasi isu sara dan politik uang janganlah kita kotak-kotakan dan terpecah-pecah oleh pemikiran dan hasilkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab marilah kita bersama-sama merapatkan barisan bersatu untuk menyukseskan pelaksanaan pesta demokrasi yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan, tunjukkan masyarakat Minahasa Selatan adalah masyarakat yang punya kesadaran dan kepedulian yang sangat tinggi terhadap kemajuan dan pembangunan yang ada di daerah ini. Kita semua berharap segala jerih lelah dan kerja keras kita dapat berbuah manis pesta demokrasi yang akan kita laksanakan tahun ini sehingga benar akan menghasilkan pemimpin yang berkualitas serta benar-benar terpanggil untuk melayani dan bukan untuk dilayani.
Hadirin yang saya hormati demikian yang saya dapat sampaikan semoga Tuhan maha kuasa senantiasa menuntun menyertai dan memberkati pelaksanaan pemilu kepala daerah tahun 2020 Kabupaten Minahasa Selatan terima kasih Tuhan menyertai kita semua. “Ujar Wabup FDW
Komisioner KPU Provinsi Sulawesi Utara Salman Sulangi, pelaksanaan sosialisasi yang kemudian ini digelar untuk kemudian memperkenalkan ke masyarakat umum di Minahasa Selatan kemudian lebih murah lebih luas lagi ke masyarakat Sulawesi Utara kemudian diselenggarakannya atau akan diselenggarakannya Pilkada serentak di Kabupaten Minahasa Selatan untuk memilih bupati dan wakil bupati nya pada pelaksanaan nanti memang hari h-nya tanggal 23 September tapi kemudian tahapannya ini sudah mulai dari bulan tahun 2019 proses prosesnya sudah mulai dari tahun 2019 tahapan apa sosialisasi itu sendiri harusnya sudah dimulai dari bulan November tahun 2019 walaupun emang biasanya juga di beberapa daerah ini ada keterbatasan anggaran beberapa tahapan itu harus bisa ditunda ditunda tapi ada tahapan yang memang sama sekali kalau tidak bisa ditunda saya juga apa sih? Ini uang nya dapat darimana atau pinjam dari mana itu kan kasihan juga itu point tentang bagaimana pelaksanaan sosialisasi saya ingin
Masyarakat Minahasa Selatan dan lebih umum itu Utara telah kaya terhadap bagaimana pengalaman berdemokrasi kemudian karena kita telah gaya jauh sebelumnya tentang pengalaman demokrasi, maka sangat bodohlah kita jika kemudian kita dalam pelaksanaan Pilkada serentak kita terjebak pada pertarungan gesekan yang membuat kita terpecah belah pada hal-hal yang membuat konflik horizontal, karena artinya orang bilang kalau misalnya kita sudah punya pengalaman yang ternyata dari abad 11 masehi bagaimana demokrasi harusnya pada abad ke-21 ini kita sudah sangat cerdas berarti, kita jangan lagi masih mau diajar bagaimana cara berdemokrasi tapi kita sudah sangat paham demokrasi itu seperti apa, sehingga ini juga akan menjadi tantangan untuk KPU Kabupaten Minahasa Selatan bahwa sesungguhnya Minahasa Selatan juga sudah punya histri berdemokrasi sebelum atau semenjak abad ke-11 masehi sehingga Minahasa Selatan tidak berhasil dalam pelaksanaan Pilkada nanti ini adalah hal yang naif.
Mari dengan pengalaman yang ada pengalaman berdemokrasi kita yang kira-kira sudah sekitar 9 abad lalu kita mulai atau 10 abad lalu kita tunjukan kepada publik, kepada masyarakat bahwa kemudian Pilkada serentak di Kabupaten Minahasa Selatan bisa terselenggara dengan sukses aman damai dan kemudian mendapatkan partisipasi pemilih dengan angka yang signifikan.
Hadir dalam acara juga Komisioner KPU Provinsi, komisioner KPU Kabupaten/Kota sesulit, unsur Forkompimda kabupaten Minsel, komisioner Bawaslu Minsel, anggota DPRD, unsur pejabat Pemkab Minsel, tokoh masyarakat/agama, tamu undangan serta masyarakat (Fei’la)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan