oleh

Musrenbang Provinsi Sulut. Bupati Tetty Paparkan Kemajuan Minsel

FB_IMG_1591074606655

Minsel, Wartasulut. Com — Bupati Minahasa Selatan DR.Christiany Eugenia Paruntu SE yang didampingi Sekda Denny Kaawoan MSi, Kaban Bapelitbang Tertius Ulaan, Kadis Kominfo Roy Mandey SH, dan jajaran Pemkab Minsel, bertempat dirumah dinas Bupati Minsel mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD Provinsi Sulawesi Utara.

Musrenbang Rencana Kerja Pembangunan Daerah Provinsi Sulawesi Utara digelar pada Selasa 28 April 2020, melalui Video Conference (Vicon) yang juga diikuti oleh Kepala Daerah lainnya se-Sulawesi Utara.

FB_IMG_1591074569823

Gubernur Olly Dondokambey pada kesempatan itu memaparkan berbagai capaian pembangunan di Sulut. Diantaranya penurunan tingkat pengangguran di Sulut, kenaikan pertumbuhan ekonomi, serta penurunan signifikan angka kemiskinan.

Menurutnya capaian tersebut merupakan salah satu prestasi yang diberikan apresiasi oleh pemerintah pusat hingga Sulut mendapatkan penghargaan karena bisa menurunkan 1 digit angka kemiskinan dalam rangka mencapai target-target penggunaan dalam RPJMD 2016 – 2021.

FB_IMG_1591074555700

Kedepan, ada banyak pekerjaan pembangunan infrastruktur yang akan dilakukan di wilayah Sulut dan diantaranya mencakup Kabupaten Minahasa Selatan. Diantaranya pembangunan jalan tol Manado-Amurang yang akan melintasi wilayah Minahasa.

Sementara itu, Bupati Minahasa Selatan Cristiany Eugenia Paruntu, SE menyebut bahwa pembangunan di Minahasa Selatan saat ini juga mulai menunjukkan peningkatan di segala aspek, baik pembangunan infrastruktur maupun pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Diakuinya, semua capaian itu berkat sinergitas yang baik antara pemerintah kabupaten, provinsi sampai ke pemerintah pusat.

FB_IMG_1591074520749

Bupati menyebut bahwa kegiatan Musrenbang ini sangat penting karena membahas berbagai agenda strategis.

“Semua program baik itu di kabupaten, kota, provinsi, hingga tingkat nasional semuanya dibahas dalam Musrenbang. Karena ini merupakan dana-dana yang akan dibiayai APBD provinsi kemudian ke APBN berupa dana dekosentrasi maupun dana tugas pembantuan. Sekaligus dengan dana alokasi khusus atau DAK, walaupun itu nantinya secara profesional lewat aplikasi Krisna,” jelas Bupati.

Adapun Musrenbang RKPD Provinsi Sulut tahun 2020 ini turut dihadiri Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Kementerian Dalam Negeri, Drs Teguh Setyabudi, Gubernur Olly dondokambey, Anggota DPRD RI Jendri Keintjem, Ketua DPRD Sulut Andrey Angkouw, para Bupati dan Walikota se-Sulut, tokoh masyarakat dan agama serta unsur asosiasi profesi pengusaha yang ada di Sulut. (fei’la)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed