Soal Bansos dan BLT DD Agar Terhindar Dari Hukum Ngantung Warning Hukum Tua, agar Berhati Hati dalam mendata Keluarga Kurang Mampu.

IMG-20200520-WA0059

Ratahan, Wartasulut.com — Bantuan Sosial (‘bansos) dalam mengantisipasi kemiskinan akibat virus corona atau covid 19, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah telah menganggarkan Bantuan Sosial ( Bansos) untuk masyarakat kurang mampu dan masyarakat yang miskin akibat pandemi covid 19.

Bantuan pemerintah bagi masyatakat Miskin terlebih di Kabupaten Minahasa Tenggara ( Mitra) di ingatkan agar berhati hati dalam mendata keluarga miskin, kurang mampu akibat pandemi covid 19. Hukum tua bertanggung jawab bila ada kesalahan dalam pendataan keluarga kurang mampu tersebut, serta keluarga yang menerima bantuan lebih Doubel atau lebih.

Hal ini dikatakan ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gema Mitra Vidi Ngantung kepada warta Sulut.com, (20/5) Ratahan. Dikatakan Ngantung bahwa dalam pendataan keluarga kurang mampu, pemerintah desa harus mendata keluarga yang benar benar membutuhkan bantuan akibat pandemik covid19 tersebut.

Ngantung yang vokal dan berani ini mengingatkan kepada pemerintah desa termasuk hukum tua agar mendata dengan benar dan tidak ada data keluarga yang ganda. ” jangan sampai ada keluarga Doubel menerima bantuan sehingga membuat permasalahan di kemudian hari, ujarnya.

Ditambahkannya bahwa sesudah covid 19 ini berahir, pasti ada pemeriksaan penggunaan dana, baik Dana Desa maupun bantuan lainnya karena bantuan tersebut bersumber dari dana  mudah-mudahan hukum tua dapat mendata dengan benar dan tidak ada keluarga yang mendapat bantuan lebih dari satu kali bantuan, seperti kalau sudah dapat BLT Dana Desa tidak lagi menerima bantuan lainnya, pangkas Ngantung
( Fredi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan