Batas Waktu 14 Hari Yang Diberikan Telah Lewat. Pekerjaan Dandes 2019 Tak Kunjung Diselesaikan Kumtua Malenos Baru

Foto : pekerjaan rabat beton yang belum diselesaikan

Foto : pekerjaan rabat beton yang belum diselesaikan

Minsel, Wartasulut. Com — Penggunaan anggaran dana desa (Dandes) tahun 2019 untuk pekerjaan pembangunan telah diperiksa oleh badan inspektorat kabupaten Minahasa Selatan (Minsel)

 

 

Foto : pengerjaan rabat beton bagian tengah yang belum diselesaikan

Foto : pengerjaan rabat beton bagian tengah yang belum diselesaikan

Dari hasil pemeriksaan dilapangan didapati ada beberapa pekerjaan seperti jalan rabat beton jalan perkebunan serta Talud pengaman yang belum diselesaikan. Berdasarkan temuan ini pihak Inspektorat merekomendasikan kepada Hukum Tua Senny Tutu untuk menyelesaikan pelaksanaan pekerjaan dengan batas waktu 14 hari terhitung Sejak Tanggal 5 Juni sampai 19 Juni 2020 ini.

Namun sangat disayangkan sampai dengan berakhirnya waktu 14 hari Sebagaimana yang diberikan pihak inspektorat, pelaksanaan pekerjaan tak kunjung rampung seratus persen. Hal ini seakan hukum tua tak peduli ataupun cuek dengan apa yang direkomendasikan inspektorat.

ketua BPD Hendrie Tutu, SH kepada media ini mengatakan selaku BPD kami mempertanyakan upaya yang dilakukan hukum tua menyikapi rekomendasi penyelesaian pekerjaan yang diberikan pihak inspektorat.

“Sampai dengan hari ke-15 ini pelaksanaan pekerjaan tak kunjung selesai. Seperti jalan rabat beton yang ada diperkebunan Pinosok yang dianggarankan Rp. 160.652.650 dengan volume panjang 312 Meter, yang dikerjakan baru setengah yakni sebelah Timur 70 Meter dan Sebelah Barat 80 Meter sedang bagian tengahnya yang 162 Meter belum dikerjakan, selaku BPD yang memiliki fungsi pengawasan meminta kepada hukum tua untuk menyampaikan secara transparan kepada masyarakat penggunaan anggaran dan realisasi pekerjaan yang telah dilaksanakan. “Ungkap Tutu

Untuk pencairan Dandes tahun 2020 ini, selaku BPD memimta kepada Badan Inspektorat minsel agar melakukan pengawasan terhadap rekening Desa Malenos. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya penyelewengan anggaran. Ditakutkan anggaran 2020 dipergunakan untuk penyelesaian pekerjaan 2019 “Jelasnya (fei’la)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan