oleh

New Normal Daerah Wisata Perlu Diawasi

IMG-20200722-WA0003
Pusomaen, WartaSulut.Com — Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) telah memasuki tatanan sehingga aktifitas sudah berjalan normal. Tak terkecuali lokasi wisata yang ada di daerah tersebut sudah mulai ramai dikunjungi oleh para wisatawan baik lokal maupun maupun internasional
Diakui sejak dibukanya pintu masuk perbatasan Mitra serta ditiadakannya cek point warga masyarakat di luar Mitra berbondong bondong menuju lokasi wisata yang ada di Mitra seperti pantai Lumintang, Bentenan Beack Hotel( BBR) yang terletak di Pusumaen.
Hal ini membuat warga masyarakat yang ada di lokasi wisata tersebut merasa kuatir jika akan terjadi penyebaraan virus Covid 19. Apalagi para wisatawan kebanyakan berasal dari zona merah seperti dari kota Manado, Kota Tomohon dan Kabupaten Minahasa Tenggara.
“ kami sangat bersyukur karena sona hijau bagi kabupaten Mitra dan dibukanya cek point di pintu perbatasan sehingga kami boleh beraktifitas. Tetapi ada kekawatiran kami kusus di lokasi wisata pantai tidak diterapkan anjuran pemerintah dan protap pengawasan olah instansi terkait,” ujar warga Bentenan kepada warta Sulut.com.
Camat Pusomaen Drs Jemi Walukow ketika di hubungi diruang kerjanya, selasa (21/7) mengakui hal tersebut. Bahkan dirinya mengatakan bahwa pihak kecamatan terus memantau perkembangan yang ada di lokasi wisata pantai yang ada di kecamatan Pusomaen.
“ sejak di bukanya lokasi wisata pantai oleh pemilik wisata yang ada di Kecamatan Pusomaen, banyak warga yang dating untuk berekreasi di daerah tersebut. Kami terus melakukan pemantauan serta memberikan himbauan tentang pencegahan penyebaran covid 19 kepada para warga maupunwisatawan yang dating dilokasi tersebut,” ujar Walukow.
Namun Walukow berharap ada pengawasan juga dari pihak terkait seperti dinas Pariwisata dan dinas kesehatan Mitra karena lokasi tersebut rentan dengan penyebaran virus mematikan tersebut.
Kepala dinas pariwisata Mitra Dra Sartje Taogan ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya akan terus memantau bahkan akan melakukan pengawasan dan akan menurunkan tim pada saat saat keramaian di lokasi pantai wisata.
Taogan pun mengakui, hingga saat ini lokasi wisata milik pemkab Mitra seperti lokasi wisata pantai Lakban Ratatotok belum diberikan ijin untuk dibuka, tetapi lokasi wisata milik pribadi telah dibuka oleh pemilinya, tetapi kami terus memantau
“ Kami sudah memberikan surat himbauan kepada pemilik wisata pantai agar memantau serta mematuhi anjuran pemerintah. Jika tidak dipehatikan, maka kami akan ambil langka tergas. Bahkan disaat ada ada pengunjung di lokasi tersebut, tim dinas pariwisata ada di lokasi tersebut,” tambah Taogan (Fredi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed