oleh

Pekerjaan Sering Kali Terhambat Karena Kurangnya Sosialisasi

IMG-20200722-WA0005
Ratahan, wartaSulut.com — Pemerintah Desa (Pemdes) diharpakan dapat proaktif dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pembangunan yang akan dikerjakan oleh pemerintah Kabupaten Mitra agar di lapangan tidak terjadi kesalah pahaman bahkan pembatalan kerja akibat kurangnya sosialisasi kepada masyarakat.
Hal ini dikatakan Kepala dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kabupaten Mitra Ir Romy Ole kepada Warta Sulut.Com di ruang kerjanya (selasa (21/7)
Menurutnya bahwa kebanyakan terjadi di lapangan disaat proyek pekerjaan jalan akan dilaksanakan, ada warga masyarakat tidak mau bahkan mengkompain pekerjaan tersebut. Ada juga yang meminta ganti rugi tanaman yang akan di akan di pangkas.
“ Ini perlu menjadi perhatian hokum tua yang memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar saat pekerjaan di mulai, tidak ada lagi complain dari masyarakat. Ini juga mempermudah bagi kami untuk melakukan pekerjaan,” ujar Ole.
Diapun menambahkan bahwa seharusnya disaat musdes, atau musrembang desa, usulan yang sudah menjadi prioritas, seharusnya sudah ada persetujuan dari masyarakat agar tidak ada masalah di saat pekerjaan
“ Di musrembangdes telah mengusulkan proyek yang didanai APBD dan saat telah diterimah usulan tersebut, pemerintah desa sebaiknya langsung memberikan sosialisasi kepada masyarakat di mana lokasi yang telah ditetapkan. Kalau perlu ada surat hibah dari pemilik lahan yang akan di lewati proyek tersebut,” tambah Ole.
Masyarakat pun perlu mengetahui bahwa dibukanya akses jalan tersebut adalah untuk kesejahteraan bersama di kemudian hari dan perekonomian masyarakat semakin nampak dan masyarakat semakin sejahtera, tambah Ole.(Fredi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed