Di Duga Mencemarkan Nama Baik Bupati Mitra, VO Harus Dituntut Secara Hukum Roy Wondal: VO Telah menyakiti hati Masyarakat Mitra

IMG-20200703-WA0031
Ratahan, WartaSulut.com — Diduga mencemarkan nama baik Bupati Mitra yang dilakukan di Media sosial (Medsos) oleh VO yang merupakan Admin feacebook group DPP KKMT yang bedomisili di Jakarta memancing kemarahan warga masyarakat Kabupaten Minahasa Tenggara(Mitra) atas dugaan perbuatannya tersebut warga masyarakat Mitra Mendesak VO dilapor ke pihak berwajib dan dituntut secara hukum. Hal ini dikatakan Roy Wondal mewakili tokoh masyarakat Mitra kepada WartaSulut.com. jumat (3/7)
Wondal mengatakan bahwa apa yang telah ditulis dalam media sosial (Medsos) sangat menghina dan menyakiti kami masyarakat Mitra, apalagi sampai menyebut B”bermain tai karena depe ontak banyak ta campur tai”.
“ Sebagai warga masyarakat Mitra kami tersinggung dengan apa yang tulis di Medsos oleh saudara VO, “ ujar Wondal.
Diapun menambahkan bahwa apa yang telah ditulis di account feacebook milik Shinta Sompotan Supit melanggar UU no 11 thn 2008 psl 27 ayat (3) dimana disebutkan bahwa melarang setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendirtibusikan dan /atau mentransmisikan dana atau membuat diaksesnya informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan atau pencemaran nama baik serta perubahan UU no 19 tahun 2016 tentang ITE.
Sebagai bagian dari warga masyarakat Mitra, kami meminta keadilan kepada aparat kepolisian untuk dapat segera mengusut dan melakukan penyelidikan terhadap VO yang telah melecehkan simbol resmi daerah kami dengan kata-kata yg sangat melecehkan dan menghina kepala daerah, yg merupakan representatif warga masyarakat Minahasa Tenggara, dimana kami ada didalamnya, tambah Wondal yang saat ini menjabat ketua PKB Wilayah Ratahan.

Kami tidak mau ada imaje buruk dari masyarakat terhadap Bupati Mitra baik secara langsung maupun tidak langsung dianggap dan di cap sebagai daerah yang dipimpin oleh seorang yang sedang bermain tai bahkan otaknya (pikirannya) bercampur “Tai”. Untuk itu kami mendesak pihak berwajib agar segera mengambil tindakan tegas, Pungkas Wondal. (Fredi)

bawaslu-1 bawaslu

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan