Diduga Isteri Ditunjuk Sebagai Mandor Kerja Dan Upah Kerja masuk Rekening Isterinya Hukum Tua Minanga Tiga Dinonaktifkan

IMG-20200730-WA0020
Ratahan, WartaSulut.com — Satu lagi hukum tua yang dinonaktifkan oleh pemerintah kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) akibat melanggar aturan yang sudah ditetapkan. Hari ini hukum tua Desa Minaga Tiga SS diberhentikan sementara karena diduga menyalahi aturan dengan mempekerjakan isterinya sebagai mandor kerja dalam pembangunan Dana Desa. Lebih parah lagi pembayaran kerja disulurkan melalui rekening isterinya.

Setelah ditelusuri kabar tersebut oleh instansi terkait, maka benar isteri hukum tua tersebut menjadi mandor kerja dan pembayaran upah kerja melalui rekening isterinya.

Pada hari ini (kamis (30/7) hukum tua Minaga tiga SS langsung diberhentikan sementara dari tugasnya sebagai hukum tua dan pelaksana tugas diberi kepercayaan kepada Meydi Umpung. Penyerahan Surat tugas kepada Meydi Umpung diserahkan langsung oleh camata Pusomaen Jemi Walukou di kantor Pemberdayaan masyarakat dan desa (PMD) dan disaksikan langsung oleh kepala dinas PMD Royke Lumingas SH dan kabid Pemdes Helda Mosey.
Kepala dinas PMD Royke Lumingas SH ketika dikonfirmasi tentang pemberhentian sementara hukum tua desa Minaga Tiga mengakui hal tersebut.
Hukum Tua Desa Minaga Tiga dinonjobkan karena menyalahi aturan dimana mengangkat isterinya sebagai mandor kerja dan pembayaran kerja melalui rekening isterinya. “Hukum tua Minanga Tiga melakukan kesalahan mengangkat isterinya sebagai mandor kerja serta pembayaran kerja masuk melalui rekening isterinya. Itu yang menjadi alasan diberhentikan sementara hukum tua tersebut,” ujar Lumingas.
Sebagai pengganti, telah diangkat staf kecamatan Pusomaen Meydi Umpung sebagai Plt hukum tua desa Minaga Tiga. Dan saat ini hukum tua non aktif tersebut akan diperiksa oleh pihak inspektorat.
Kalaupun masih ada lagi laporan dari masyarakat tentangh hukum tua yang bermasalah, pihaknya akan segera menelusuri bersama dengan inspektorat. Ini adalah tanda awas bagi hukum tua lain yang ada di kabupaten Mitra supaya tau aturan main.
“ Jangan bermain main dengan aturan. Kalau menyalahi Aturan maka pasti ada sangsi dan tindakan hukum,Ujar Lumingas.
Hingga saat ini sudah tujuh desa yang di berhentikan sementara karena melanggar aturan karena. Ketujuh hukum tua tersebut adalah hukum tua desa Bentenan, hukum tua desa Bentenan Satu, hukum desa Tumbak, hukum tua desa Minanga Tiga semuanya Kecamatan Pusomaen. Hukum tua desa Liwutung Kecamatan Pasan, hukum tua desa Watuliney Tengah Kecamatan Belang, dan hukum tua desa soyoan Kecamatan Ratatotok. (Fredi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan