Masuk Zona Hijau, Proses Belajar Siswa Di Istimewakan layak Anak Bangsawan

IMG_20200725_110240
Ratahan, WartaSulut.com — Setelah ditetapkannya Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) sebagai zona hijau sebagai mana data yang dikeluarkan oleh gugus tugas covid 19 , maka pemkab Mitra mulai melakukan kegiatan belajar mengajar di ruangan terbuka. Hal ini disampaikan oleh bupati Mitra James Sumendap SH melalui Whatshapp group.
Sesuai misi saya sukses di bidang pendidilan, maka proses belajar di ruang terbuka atau Place rumah dengan maksimal lima siswa satu kelompok baik SD maupun SMP.
“ Kegiatan belajar saya printahkan segera dimulai proses belajar mengajar yang tidak tercover dalam metode dalam jaringan (daring) maka gagasan dan ide kreatif adalah Siswa-siswa di Minahasa Tenggara wajib diistimewakan dan diperlakukan sebagai layaknya anak bangsawan,” ujar Sumendap.
Ditambahkan Sumendap bahwa guru-guru harus mengunakan Alat pelindung diri mengunjungi dirumah-rumah yang ada halaman luas atau ruangan terbuka dan place rumah yang boleh dijadikan tempat untuk belajar. Dan untuk proses mengajar siswa dimaksimalkan lima siswa dalam satu kelompok belajar diruangan terbuka.
“ Para guru wajib menggunakan APD dalam saat mengunjungi rumah atau halaman luas saat melaksanakan proses belajar dengan membawa perlengkapan belajar seperti papan tulis dan spidol,” ungkap Sumendap.
Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Mitra Drs Ascke Benu langsung merespons dan menindak lanjuti apa yang disampaikan Bupati. (Fredi)

BAWASLU-SEPT-1 bawaslu-1 bawaslu

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan