Pasca Dibubarkan Cek Point Dipintu Masuk Perbatasan, Dinkes Siap Bantu Pemdes. Ratuliu: Setiap Desa Akan Ditempatkan Satu Tenaga Medis

IMG-20200701-WA0075
Ratahan, WartaSulut.com — setelah Resmi dibubarkan sementara Cek point Covid 19 di semua pintu masuk kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Oleh Pemerintah Kabupaten Mitra hari ini Rabu (1/7) dan pengawasan serta penjagaan orang keluar masuk diserahkan penuh kepada pemerintah desa yang ada di Mitra, membuat warga masyarakat lega bahkan bersyukur karena dinilai di kabupaten Mitra peyebaran virus covid 19 sudah tidak ada lagi.

Tetapi kita tetap harus waspada karena virus tersebut suatu saat akan terjadi jika kita tidak antisiapasi.
Untuk mengantisipasi hal tersebut dinas kesehatan kabupaten Mitra sudah menyiapkan tenaga medis untuk mendampingi pemerintah desa jika dibutuhkan.

“Tenaga medis tersebut akan ditempatkan di desa sebagai tempat berkoordinasi jika ada warga desa yang membutuhkan pertolongan”

Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Mitra Dr Helni Ratuliu ketika ditemui Warta Sulut.com di kantor Dinkes, rabu (1/7) menjelaskan bahwa terhitung hari ini semua kegiatan berkaitan dengan pengawasan cek Point di pintu masuk Mitra sudah diberhentikan sementara dan untuk penjagaan dan pengawasan selanjutnya diserahkan di masing masing desa. “ Semua pengawasan sudah diserahkan di masing masing Desa, dan kami akan membantu pemerintah desa (Pemdes) jika ada kendala,” ujarnya.

Ratuliu menambahkan bahwa tugas pemerintah desa saat ini mengawasi warga terutama yang datang dari daerah zona merah dan melaporkan ke tenaga medis atau puskesmas jika perlu ada penanganan lanjutan. Perlu diketahui bahwa saat ini pihak Dinkes telah menyediakan tenaga medis di masing masing desa untuk membantu pemdes setempat.
“ Saat ini, saya telah menugaskan tenaga medis ke masing masing desa. Satu desa satu orang tim medis. Pemdes dapat berkoordinasi dengan tim medis ini untuk tindak lanjut apabila ada warga atau pendatang dari zona merah yang membutuhkan pertolongan,”Ucap Ratuliu.

Sementara itu hokum tua desa Wioi Noli Powa mengatakan bahwa dengan adanya pemberitahuan penutupan Cek Point covid 19 di Perbatasan oleh Bupati Mitra james Sumendap SH, pihak pemerintah desa Wioi sudah siap mengamankan petunjuk Pimpinan.
“ Hingga saat ini penjagaan dan pengawasan orang keluar Masuk desa tetap kami lakukan, termasuk warga masyarakat yang bepergian ke daerah terdampak covid 19 apalagi area zona merah,” Ungkap Powa.
Diapun menambahkan bahwa hingga saat ini warga desa Wioi Raya tidak ada yang terinveksi dan tertular virus corana.“ Masyarakat desa Wioi raya bersyukur karena hingga saat ini belum ada seorangpun yang terinveksi virus corona yang mematikan, “ Jelas Powa. (Fredi)

bawaslu-1 bawaslu

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan