Terapkan Layanan PAUD HI Di Mitra, Sualang: Ini Pertama Di Sulut

IMG-20200810-WA0058

Ratahan. Wartasulut.Com — Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) kembali mengulir prestasi di tingkat propinsi Sulawesi utara (Sulut) dimana tahun ini Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang ada di Derah tersebut akan menerapkan program Holistik Integratif (HI). Dengan adanya program HI bisa mengoptimalkan perkembangan anak dari berbagai macam aspek Pendidikan.

Hal ini dikatakan kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mitra Ascke Benu, melalui Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Kemasyarakatan (Dikmas) Mitra Yovita Sualang di kantor Diknas Mitra, Senin (10/8).

Sualang mengatakan bahwa Program Holistik Integratif telah tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) Minahasa tenggara Nomor 19 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif di Mitra. Program Holistik Integratif merupakan penanganan anak usia dini secara menyeluruh yang mencakupi layanan gizi dan kesehatan, pendidikan, dan pengasuhan serta perlindungan untuk mengoptimalkan semua aspek perkembangan anak usia dini.
“Kabupaten Mitra merupakan Kabupaten pertama di Sulawesi Utara yang menerapkan sistem ini setelah Kota Bitung,” ujarnya.

Ditambahknya bahwa adanya program HI ini tidak lepas dari peran Bupati James Sumendap SH terhadap dunia pendidikan di Mitra. Ada enam (6) yang menjadi perhatian perkembangan anak diantaranya aspek kognitif, fisik, motorik, seni, bahasa, dan sosial emosional.
“ PAUD HI juga merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin terpenuhinya hak tumbuh kembang anak usia dini dalam hal pendidikan, kesehatan, gizi, perawatan, pengasuhan, serta perlindungan dan kesejahteraan anak,” ujar Sualang.

Sementara ini ada 100 PAUD yang akan diupayakan menjadi PAUD HIdengan pelaksanaan PAUD HI dilakukan secara simultan, sistematis, menyeluruh, terintegrasi dan berkesinambungan untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal demi mewujudkan anak yang sehat, cerdas, dan berkarakter sebagai generasi masa depan yang berkualitas dan kompetitif.
“Semua aspek harus dikembangkan karena tujuan dari program ini adalah untuk memberikan secara menyeluruh hak-hak berkembang anak. Untuk mencapai perkembangan anak secara optimal diperlukan daya dukung yang sifatnya menyeluruh, tidak hanya dari sisi akedemik tapi peningkatan status gizi anak ,” Ujarnya
Dalam pelaksanaan nanti pihaknya akan bekerja sama dengan sejumlah Dinas terkait yang diantaranya, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas P3KB, Dinas Perlindungan anak dan Dinas Pemberdayaan masyarakat Desa. Selain menjalankan fungsi utama untuk mengembangkan kualitas diri anak di usia dini. “ Kami juga melibatkan pihak orang tua guna memberikan pengetahuan agar anak tetap mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas,” Ujar Sualang. (Fredi)

BAWASLU-SEPT-1 bawaslu-1 bawaslu

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan