oleh

Antisipasi Partisipasi Pemilih Rendah, Potensi Pelanggaran Pemilu. KPU Minsel Gencar Lakukan Sosialisasi

FB_IMG_1604388255990

Minsel, Wartasulut. Com — KPU Kabupaten Minahasa Selatan gencar melalukan inovasi dalam melakukan sosialisasi pilkada serentak 2020 kepada masyarakat. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi rendahnya tingkat partisipasi pemilih akibat pandemi Covid-19.

Komisioner KPU Minsel Rommy Sambuaga mengatakan, dengan adanya pembatasan kegiatan kampanye maka ada celah informasi pelaksanaan pilkada serentak 2020 tidak sampai ke seluruh calon pemilih. Oleh karena itu, KPU Minsel menggelar pilkada harus bisa mengisi kekosongan dengan melakukan inovasi dalam menyosialisasikan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

FB_IMG_1604387257813

“Pemilihan ini agak sepi karena calon dibatasi kampanye dan kita diminta untuk mengisi kekosongan itu. Inilah tantangan kita bagaimana memanfaatkan waktu serta melakukan inovasi dan memaksimalkan sosialisasi,” ujarya, Sabtu (31/10).

Ia menuturkan, dengan kondisi tersebut maka ada kesulitan tersendiri untuk mengejar capaian tingkat partisipasi yang tinggi. Tantangan yang timbul akibat pandemi Covid-19 harus dijawab oleh penyelenggara pemilu.

FB_IMG_1604387282478

“Kita dituntut agar tingkat partisipasi tinggi. Sulit memang mencapai target tersebut ditengah situasi masyarakat yang pesimis karena pandemi. Agar ada kemeriahan dalam pemilihan sehingga kita dapat mencapai target partisipasi masyarakat,” katanya.

Komisioner KPU Minsel lainnya Maya Sariowan mengatakan, dengan durasi waktu yang semakin pendek maka KPU melakukan evaluasi strategi sosialisasi dan mengefektifkan semua strategi sosialisasi.

“Dengan waktu yang semakin dekat ini bagaimana kita dapat mencapai target yang ditetapkan KPU RI maupun Provinsi sebesar 77 persen. Apakah kita optimis dengan target itu,” ungkapnya.

Ia meminta agar KPU Minsel semakin masif melakukan sosialisasi dengan berbagai inovasi. Menjaring dan memfasilitasi masyarakat untuk memeroleh informasi terkiat pilkada serentak 2020.

“Dalam waktu yang singkat, kita harus bisa melakukan percepatan dan kejar tayang untuk meningkatkan partisipasi.” pungkasnya. (fei’la)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed