oleh

Pemkab Bolsel Jadikan BPKAD Dan BPPRD Minsel Sebagai Tempat Studi Tiru Penerapan SIPD Dan SIMPATDA.

Minsel, wartasulut.com – Penerapan rentetan regulasi baru ditengah pandemi Covid-19, rupanya bukan penghalang bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dalam menyelesaikan setiap tahapan dokumen perencanaan dan anggaran untuk tahun 2021.

FB_IMG_1616063488298

Karena apa yang dilakukan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dinilai terbaik dalam penyusunan seluruh dokumen perencanaan dan anggaran sehingga dapat diselesaikan sesuai agenda regulasi. Membuat pemerintah daerah lain untuk datang belajar ke Minsel.

Kamis (19/03) ini, utusan pemkab Bolaang Mongondow Selatan BPKAD (Bolsel), yang dipimpin Kaban BPKAD Lasya Mamonto berkunjung keminsel dalam rangka melaksanakan studi tiru penerapan Sistem Integrasi melalui Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD), sesuai Permendagri 70 Tahun 2019.

Acara pertemuan yang digelar diruang rapat BPKAD minsel tersebut, Kepala BPKAD Melky Manus, SSTP mengatakan, penerapan SIPD oleh Pemerintah Pusat dimaksudkan agar sistem integrasi ini dapat memenuhi 3 aspek, yakni aspek informasi perencanaan, aspek informasi keuangan dan aspek informasi terhadap pemerintah daerah lainnya.

Foto : kegiatan pertemuan diruang rapat BPKAD Minsel

Foto : Kegiatan pertemuan diruang rapat BPKAD Minsel

“Itulah sebabnya, kenapa SIPD disebut sebagai satu sistem dan satu data, karena seluruh dokumen, mulai dari perencanaan, anggaran sampai pada evaluasi bermuara di situ dengan pola yang seragam sesuai regulasi saat ini, “Jelas Manus.

Lanjut Manus lagi, Sistem integrasi dokumen perencanaan dan anggaran sebelumnya, memang sudah diterapkan melalui aplikasi yang dibangun sendiri, yakni Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan Daerah (SIPPD) yang dikelola oleh Bappeda dan Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIAKUDA) yang dikelola oleh BPKAD.

Terima kasih Ibu Lasya Mamonto bersama Tim yang sudah melaksanakan kunjungan kedaerahan kami. Semoga apa yang baik di Minsel boleh diterapkan di Bolsel. Begitu juga sebaliknya. Demi penatausahaan Keuangan dan Pajak yang baik bagi Minsel dan Bolsel, “Ungkapnya

(fei’la)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed