oleh

HUT Wanua Wioi Ke 169, Camat Ratahan Timur Berharap Masyarakat Wanua Wioi Hidup Rukun Dan Damai

IMG-20210322-WA0005

Ratim. Wartasulut. Com — Hari ini Wanua Wioi merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 169. Diawali dengan bunyi pintulang dan bunyi suling di pagi hari menandakan bahwa hari ini wanua Wioi bersyukur boleh merayakan hari jadi yang ke 169 walaupun di tengah tengah pandemi covid 19.

Dipagi hari tersebut, dilaksanakan ibadah syukur HUT yang dipimpin ileh pdt Natalia Manitik STh dan dihadiri langsung Camat Ratahan Timur Meyta Ompi SE, Perangkat Desa dan BPD Wioi Raya serta forum Komunikasi Wioi raya.

Pelaksanaan tersebut dilaksanakan secara sederhana karena pandemi Covid 19 yang tengah melanda dunia termasuk di Wanua Wioi.
Camat Ratahan Timur Meyta Ompi dalam sambutannya mengatakan bahwa HUT Wanua Wioi yang ke 169 merupakan berkat Tuhan bagi masyarakat desa Wioi Raya. Untuk itu mari kita bersyukur dan berterimah kasih kepada Tuhan.
Ompi menambahkan bahwa dalam rangka HUT Wanua Wioi, kita harus menjaga dan melestarikan budaya baik yang telah dikeluarkan oleh para orang tua yang telah mendahului kita.
“Mari kita jaga dan lestarika budaya baik yang telah dilaksanakan oleh irang orang tua kita,”‘ ujar Ompi.
Di juga mengingatkan kepada pemerintah Wioi Raya agar kebersamaan yang telah terbina selama ini agar tetap dipertahankan. “Wanua Wioi terdiri dari 4 desa yaitu desa Wioi, Desa Wioi satu,.Wioi dua dan Wioi tiga yang saya tahu hidup rukun dan damai. Untuk.itu mari kita jaga kedamaian, kerukunan dan kebersamaan,” tambah Ompi.
Keempat desa yang ada di Wanua Wioi secara hilarky hanya pisah administrasi desa, tetapi secara kekeluargaan kita adalah satu. “Mari kita bersaing untuk membangun desa. Bersaing sehat memakukad desa kita,”‘pingkas Ompi.
Sementara ketua Forum komunikasi Wioi Raya Maxi Imanuel Popo mengatakan bahwa kegiatan dalam rangka HUT Wanua Wioi yang ke 169 hari ini dilaksanakan secara sederhana. Kegiatan tersebut dilaksanakan hanya.melibatkan hukum tua, perangkat dan BPD Wioi raya dengan melaksanakan Protokol kesehatan.
” Kegiatan yang dilaksanakan hanya ibadah singkat di Kantor desa Wioi satu dan sesudah itu dilanjutkan dengan siarah ke makam mantan hukum tua, perangkat desa serta tokoh masyarakat desa Wioi,” ujar.Popo (Fredy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed