oleh

Lobi FDWPYR. Sekitar 1 Triliun Dana Kementerian PUPR Bakal Mengalir Untuk Pembangunan Infrastruktur Minsel

IMG-20210501-WA0000
 
Minsel, Wartasulut. Com — Tindak lanjut pertemuan dengan Wamen PUPR RI beberapa waktu lalu. Bupati Minsel Franky Donni Wongkar didampingi Wakil Bupati Petra Yanny Rembang dan Kadis PUPR Dekky Tuwo, SSos serta anggota DPRD Minsel Maghritje Lolowang,SE dan Staf Khusus Denny Kaligis, SH kembali berkunjung ke Kementerian PUPR RI menemui Wakil Menteri John Wempy Wetipo SH, MH. Jumat (30/04/21)
Adapun maksud kunjungan FDW dan PYR serta rombongan kali ini guna memperjuangkan program kelanjutan jalan Boulevard Amurang, pengadaan alat-alat berat exavator, Loader, Dump Truck serta Rumah Susun untuk ASN.
IMG-20210501-WA0002
Pada pertemuan tersebut Bupati dan Wabup juga memastikan apakah usul proposal yg telah dimasukan yang lalu telah terakomodir dalam perencanaan.
Selesai pertemuan dengan Wamen Wetipo, dilanjutkan dengan  pertemuan bersama Kepala Pusat pengembangan Infrastruktur PUPR Wilayah 3 Dr.Ir. Rudy Siahaan, Msc, guna membahas usulan program pembangunan kabupaten Minsel yang mencapai hampir 1 Triliun meliputi Infrastruktur jalan dan jembatan, sarana dan prasarana pemukiman, Sumber Daya Air  yang akan diprogramkan pada tahun anggaran 2022.
Kadis PUPR Minsel Dekky Tuwo secara rinci menjelaskan berbagai program yg menjadi prioritas di Kabupaten Minahasa Selatan antara lain kelanjutan pelebaran jalan Trans Sulawesi Uwuran-Buyungon, pembangunan duplikasi jembatan Sosongian di Tumpaan, Jembatan Ranowangko diUwuran Dua/Lewet dan Jembatan Ranoyapo di Buyungon, kelanjutan pembangunan jalan Boulevard Amurang, Juga pembangunan pengaman pantai teluk Amurang serta pembangunan irigasi, air beku, dll. Hampir seluruh usul dari pemkab Minsel telah terakomodir dalam aplikasi Krisna sehingga peluang untuk teranggarkan di tahun 2022 sangat besar.”Ungkap Tuwo
Meskipun demikian baik Wamen John Wetipo SH, MH maupun Kapus Pengembangan Infrastruktur PUPR  Wikayah 3 Dr. Ir. Rudy Siahaan,Msc Mengharapkan pimpinan Daerah untuk mengawal program-program ini sehingga bisa terealisasi dengan baik. Disamping itu perlu dukungan dan partisipasi masyarakat terutama dalam pembebasan lahan dan kesiapan masyarakat dalam menyambut mega proyek tersebut. (fei’la)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed