oleh

Pemdes Poopo Utara Salurkan BLT Januari Dan Pembagian Asupan Gisi Bagi Balita Dan Ibu Hamil

IMG-20210522-WA0016

Minsel, Wartasulut. Com — Pemerintah Desa Poopo Utara Kecamatan Ranoyapo laksanakan menyalurkan dana Bantua Langsung Tunai (BLT) bulan pertama kepada 29 keluarga penerima manfaat (KPM) serta pembagian asupan gizi berupa makanan tambahan dan susu bagi balita dan ibu hamil, Sabtu (22/05/21)

Penyaluran dana BLT yang dilaksanakan dirumah hukum tua disaksikan langsung Camat Ranoyapo Joiske Wakas, Danramil 1302-17/Motoling Kapten inf. Ferdinan Tedampa, Perwakilan Polsek Kanit Bimas aipda Herdy Manese, Pendamping Desa, unsur BPD serta para perangkat desa.

IMG-20210522-WA0009

Camat Joiske Wakas dalam sambutannya mengatakan bahwa para penerima ini adalah mereka yang tidak belum menerima bantuan pemerintah apapun, jadi sudah selayaknya mereka menjadi penerima BLT. “Ucapnya

Sementara Danramil 1302-17/Motoling Kapten inf. Ferdinan Tedampa mengingatkan pada para KPM agar bantuan dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan rmh tangga agar dpt meningkatkan ekonomi keluarga dlm masa pandemi Covid 19.

IMG-20210522-WA0006

Hukum Tua Poopo Utara Carl Lumintang mengatakan 29 KPM penerima manfaat BLT serta pembagian makanan tambahan dan susu bagi balita dan ibu hamil  adalah hasil musyawarah desa dan disepakati bersama dengan BPD. “Ungkapnya

“Sebagai Hukum Tua mengingatkan kepada para KPM, dana BLT yang diterima dimanfaatkan sebaik-baiknya terlebih dalam memenuhi kebutuhan keluarga. Sebagai pemerintah menganjurkan dimasa Pandemi ini dana yang diterima dapat dimanfaatkan untuk membeli bibit maupun pupuk, kembangkan kembali program dapur hidup dengan memanfaat lahan yang ada pekarangan rumah kita menanam tanaman yang dapat menghasilkan seperti sayur-sayuran. Hasil selain dapat memenuhi kebutuhan keluarga dapat juga dijual.

Atau pun dana ini dipergunakan sebagai modal usaha, jika dipergunakan belanjakan saja didalam desa dengan begitu uangnya hanya berputaran didalam desa, Jangan mempergunakan Bantuan ini untuk keperluan yang tidak layak, “Ujar Lumintang

Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan menempelkan stiker pada setiap rumah keluarga penerima manfaat BLT. (fei’la)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed