oleh

Kepsek SMK N 1 Amurang Bantah adakan Pungli

Amurang, wartasulut.com-Kasus adanya dugaan pungutan liar (Pungli) di SMK N 1 Amurang terhadap siswa kelas III dibantah keras oleh Kepala Sekolah (Kepsek) Dra. Dientje Sumendap, MAP Kamis (3/03)mengatakan, itu bukan pungli tapi partisipasi.

Menurutnya, kalau pungli itu tidak diketahui oleh komite sekolah ataupun orang tua siswa, jadi kalau dikatakan oleh beberapa media baik cetak ataupun online itu tidak benar.

“Pada waktu itu saya berpikir di amurang sering mati lampu, jadi saya bersama komite sekolah bermaksud pengadaan genset dalam persiapan try out Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), “ujarnya disaat ditemui wartasulut.com.

Ia menambahkan, kami sempat mengatakan kepada orang tua siswa. Karena ada kebutuhan mendesak waktu itu dana BOS belum ada, secara bersama-sama membantu sekolah dalam sarana prasarana untuk UNBK.

“Tetapi untuk sekarang ini sudah teratasi,”tegasnya.

Sedangkan menurut sekertaris Komite Sekolah Gafar Yusuf mengatakan kami sendiri telah menghentikan itu, jadi kami mengambil jalan keluar sendiri

“Untuk menanggani persoalan geset terpaksa kami membuat proposal untuk kami masukan ke dinas pada waktu itu, tetapi untuk sekarang ini sudah teratasi,”tuturnya. Charles WS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed